Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro inisial SP dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas dugaan penggunaan ijazah Strata 1 (S1) palsu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengungkapkan, proses hukum masih berjalan, dan belum ada kesimpulan terkait dugaan tersebut.
“Iya, mas. Perlu saya sampaikan bahwa perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan,” ungkap Kombes Jules, Jumat (22/5/2026).
Kombes Jules menjelaskan, pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menangani laporan tersebut. Sebab, laporan tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.
“Kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan seluruh dugaan masih memerlukan pembuktian lebih lanjut,” jelasnya.
Menanggapi tudingan itu, anggota DPRD Bojonegoro berinisial SP membantah keras adanya dugaan ijazah palsu. Ia memastikan seluruh dokumen pendidikan atas namanya merupakan dokumen resmi dan asli, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
“Semua ijazah atas nama saya, saya pastikan asli, mulai dari SD, SMP, SMA, D3 dan S1 asli. Dan kalau tidak percaya monggo klarifikasi ke pihak sekolah,” kata SP.
SP juga menegaskan bahwa ijazah yang dimilikinya digunakan sebagai persyaratan pencalonan legislatif pada beberapa kali Pemilu, serta menyatakan siap mengambil langkah hukum apabila nantinya ditemukan persoalan pada dokumen pendidikan tersebut.
“Semua ijazah, saya gunakan untuk persyaratan ketika saya mendaftar menjadi anggota legislatif. Dan kalau ternyata memang benar ijazah saya palsu, tentunya lembaga penerbit ijazah yang bakal saya laporkan. Banyak kok bukti maupun saksi bahwa setiap jenjang pendidikan saya jalani,” lanjutnya.
Sementara itu, pelapor berinisial MH membenarkan pelaporannya ke Polda Jawa timur. Menurutnya, semua warga yang menduga adanya tindak pidana berhak untuk melaporkan ke pihak kepolisian.
“Ya, kita melaporkan ke Polda, dan kita tunggu saja hasil dari penyelidikan dari pihak kepolisian," ujar MH singkat. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published