Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali memperkuat kolaborasi dengan lembaga pendidikan keagamaan melalui penyaluran hewan kurban pada Iduladha 1447 H/2026. Kali ini, Pondok Pesantren Mansyaul Huda 02 di Desa Jatisari, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, menerima empat ekor sapi kurban yang selanjutnya disalurkan kepada santri dan masyarakat sekitar.
Bantuan tersebut berasal dari sejumlah perusahaan BUMN sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Selain memberikan manfaat langsung kepada penerima, penyaluran hewan kurban ini juga menjadi wujud sinergi antara BUMN dan pesantren dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong.
Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda 02, Kiai Ali As'adi, mengatakan bahwa pesantren yang berada di bawah naungan PPHM tahun ini menerima total tujuh ekor sapi kurban. Empat di antaranya berasal dari perusahaan BUMN, sementara tiga lainnya berasal dari Kapolres, keluarga Airlangga Hartarto, dan Presiden Prabowo yang diserahkan pada hari ketiga Iduladha.
"Alhamdulillah, tahun ini pesantren PPHM menerima empat ekor sapi kurban yang berasal dari sejumlah perusahaan BUMN, di antaranya dari Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik, dan SIG Pabrik Tuban/Semen Indonesia, dan tiga ekor sapi dari Kapolres, Keluarga Airlangga Hartarto dan Presiden Prabowo. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi pesantren dan masyarakat sekitar," ungkap Kiai Ali As'adi.
Ia juga mengapresiasi komitmen BUMN yang terus mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan pesantren.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh perusahaan BUMN yang telah mempercayakan penyaluran hewan kurban melalui pesantren kami," lengkapnya.
"Ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata dan menjadi bukti bahwa sinergi antara BUMN dan pesantren dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat," tambahnya lagi.
Daging kurban dari empat ekor sapi bantuan BUMN maupun tiga ekor sapi dari tokoh nasional dan aparat penegak hukum tersebut kemudian didistribusikan kepada para santri, warga sekitar pesantren, serta masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kecamatan Senori dan Kecamatan Rengel.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan gotong royong yang menjadi nilai utama perayaan Iduladha semakin mengakar di tengah masyarakat.
"Sinergi antara BUMN dan pesantren kami harap terus berkembang sebagai upaya bersama dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat,” tutup Gus Ali yang juga pengasuh PPMH 03 Rengel, Tuban. [Feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published