Kenalkan Sejarah Hijrah Nabi, Yayasan Al-Abror Sukosewu Gelar Pawai Ta’aruf
Pawai ta'aruf siswa Yayasan Al-Abror sambut tahun baru Hijriah 1448 H (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Menyambut datangnya Tahun Baru Hijriah 1448 H, ratusan siswa Yayasan Al-Abror Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, mengikuti pawai ta’aruf yang berlangsung meriah, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga sarana mengenalkan sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW kepada generasi muda.

Sekitar 300 siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD, Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs), ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka berjalan bersama dari Desa Kalicilik menuju halaman Yayasan Al-Abror Sukosewu yang menjadi titik akhir pawai.

Ketua Yayasan Al-Abror Sukosewu, Abrori, S.Ikom, mengatakan pawai ta’aruf yang digelar bukan sekadar tradisi menyambut tahun baru Islam. Menurutnya, kegiatan itu menjadi simbol napak tilas perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah menuju Madinah yang penuh perjuangan dan pengorbanan.

“Pawai ta’aruf ini kami laksanakan sebagai bentuk napak tilas perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. Harapannya, anak-anak dapat memetik hikmah perjuangan sang Nabi Agung, meneladani akhlak dan semangat beliau, serta memperoleh keberkahan dalam menyambut Tahun Baru Hijriah 1448,” ujar Abrori.

Ia menjelaskan, pawai ta’aruf juga menjadi pembuka rangkaian Haflah Akhirussanah yang setiap tahun diselenggarakan oleh Yayasan Al-Abror Sukosewu. Momentum tersebut sekaligus menjadi wadah mempererat kebersamaan seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan.

Abrori menambahkan, rangkaian Haflah Akhirussanah akan mencapai puncaknya melalui pengajian akbar yang digelar pada Kamis (18/6/2026) dan melibatkan masyarakat luas.

“Pawai ini juga menjadi pembuka rangkaian Haflah Akhirussanah. Insyaallah puncak acaranya nanti akan kami tutup dengan pengajian akbar sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sepanjang perjalanan, para peserta tampak antusias mengikuti pawai dengan mengenakan beragam atribut bernuansa Islami. Kehadiran para guru dan wali murid turut menambah semarak kegiatan yang menjadi sarana edukasi sejarah hijrah Nabi Muhammad SAW bagi para siswa.

Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Al-Abror Sukosewu berharap nilai-nilai perjuangan, persatuan, serta semangat menuntut ilmu dapat terus tertanam dalam diri peserta didik. Harapan itu sejalan dengan makna Tahun Baru Hijriah sebagai momentum perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. [feb/mad]