Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com – Ribuan massa yang mengatasnamakan Paguyuban Relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Bojonegoro, Jalan Veteran. Mereka menuntut agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan dan tidak dihentikan, Senin (22/6/2026) pagi.
Sekitar 1.000 peserta aksi memadati kawasan gedung wakil rakyat tersebut. Massa membawa ratusan banner berisi dukungan terhadap program MBG dan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah truk dan mobil pikap yang dilengkapi sound system turut mengiringi aksi, sehingga arus lalu lintas di Jalan Veteran sempat mengalami kepadatan.
Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Massa menilai program MBG telah memberikan manfaat bagi berbagai kalangan, mulai dari siswa penerima manfaat hingga masyarakat yang bekerja di dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Koordinator lapangan aksi, Heli Supangat mengungkapkan, program tersebut harus terus berjalan. Sebab, menurutnya, program tersebut dibutuhkan masyarakat. Hal tersebut, tertuang dalam empat poin tuntutan mereka.
“MBG harus tetap dilanjutkan. Jangan dihentikan,” ungkap Heli Supangat.
Dalam aksi tersebut, massa juga menyerahkan dokumen berjudul Pernyataan Sikap dan Tuntutan kepada DPRD Bojonegoro. Dalam dokumen tersebut, mereka menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah.
Pertama, meminta Program MBG tetap dilanjutkan karena dinilai sangat dibutuhkan masyarakat rentan, khususnya anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk menekan angka malnutrisi dan stunting.
Kedua, mendesak aparat penegak hukum, termasuk KPK dan Kejaksaan, untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam tata kelola maupun anggaran MBG. Massa meminta oknum yang terbukti melakukan korupsi ditindak tegas tanpa mengganggu keberlangsungan program.
Ketiga, meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Program MBG. Massa mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan audit terhadap rantai pasok, dapur penyedia makanan atau SPPG, hingga standar higienitas makanan guna menjamin kualitas gizi, sanitasi, dan keamanan pangan.
Keempat, menuntut adanya pelibatan pengawasan publik dengan membuka ruang partisipasi masyarakat, ahli gizi, dan mahasiswa untuk memantau distribusi serta mengevaluasi pelaksanaan program agar tepat sasaran dan sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).
Sejumlah anggota DPRD Bojonegoro turun langsung menemui para demonstran. Diantaranya Mitroatin, Anis Mustafa, Sahudi, Sudiono, dan Hendrik Arfianto yang berasal dari Partai Golkar dan Gerindra.
Dalam dialog dengan massa, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Mitroatin mengatakan, pihaknya menerima aspirasi yang disampaikan para peserta aksi. Ia juga menilai program MBG memiliki manfaat yang dirasakan masyarakat sehingga aspirasi tersebut akan diteruskan ke pemerintah pusat.
“Kami akan fasilitasi aspirasi ini sampai ke pusat,” kata Mitroatin.
Mitroatin menegaskan DPRD Bojonegoro mendukung keberlanjutan program MBG dan berkomitmen mengawal program yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published