Viral! Siswa SMP di Bojonegoro Dilecehkan Dalam Angkot saat Hendak Pulang Sekolah
Tangan penumpang lain saat diduga melakukan pelecehan terhadap siswa SMP di Bojonegoro di dalam angkutan (Foto: tangkapan layar)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Sebuah video dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang siswa sekolah menengah pertama (SMP) di dalam angkutan kota (angkot) menggegerkan masyarakat Kabupaten Bojonegoro. 

Video singkat berdurasi 39 detik itu beredar luas di berbagai platform media sosial. Peristiwa itu, diduga terjadi saat korban hendak pulang sekolah menuju Kecamatan Padangan.

Dalam video tersebut tampak tangan seorang pria diduga meraba bagian kemaluan penumpang lain yang masih mengenakan seragam sekolah dan diketahui berjenis kelamin laki-laki. Rekaman itu pun memicu kemarahan warganet dan mendorong aparat kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bojonegoro. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari korban, saksi, serta menelusuri identitas pelaku.

Kasatreskrim Polres Bojonegoro, AKP Cipto Dwi Leksana mengungkapkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut. Korban diketahui berinisial LM.

"Masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Yang jelas, pelaku merupakan penumpang angkot, saat para siswa yang masih duduk di bangku SMP pulang sekolah menuju arah Kecamatan Padangan," ungkap AKP Cipto, Kamis (23/7/2026).

AKP Cipto juga meluruskan informasi yang sempat beredar di masyarakat yang menyebut pelaku merupakan kenek angkutan umum tersebut. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar. Sebab, terduga pelaku merupakan penumpang.

"Itu bukan kenek, tetapi pelaku adalah penumpang lain yang kebetulan duduk di bangku sebelah korban," tegasnya.

Hingga kini, Satreskrim Polres Bojonegoro masih terus mengumpulkan informasi untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan kronologi kejadian secara utuh. 

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan peristiwa tersebut agar segera memberikan informasi kepada kepolisian guna membantu proses penyelidikan. [riz/mad]