Golkar Bojonegoro Target Tuntaskan Kepengurusan 430 Desa pada 2026

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Partai Golkar Bojonegoro mulai mematangkan mesin organisasi hingga tingkat desa sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi tersebut ditargetkan rampung pada 2026, sebelum partai menyiapkan kader-kader terbaik untuk bertarung pada kontestasi politik berikutnya.

Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, usai agenda Rakerda dan Pelantikan Pimpinan Keceamatan Partai golkar se-Kabupaten Bojonegoro di Hotel Dewarna mengatakan, konsolidasi organisasi menjadi fokus utama setelah seluruh Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Bojonegoro dikukuhkan.

Menurutnya, masih terdapat kepengurusan di tingkat desa yang perlu dilengkapi. Dari total 430 desa/kelurahan di Bojonegoro, masing-masing kepengurusan Pimpinan Desa (PD) beranggotakan 15 orang.

"Setelah pelantikan kita akan menyelesaikan kepengurusan di tingkat desa di 430 desa. Masing-masing desa itu pengurus Pimpinan Desa ada 15 orang yang akan kita lengkapi," ujar Ahmad Supriyanto dalam Rakerda DPD Partai Golkar Bojonegoro di Ballroom Hotel Dewarna, Bojonegoro, Sabtu (12/9/2026).



Ia menyebut, saat ini kelengkapan kepengurusan tingkat desa baru mencapai sekitar 75 persen. Kekurangan sekitar 25 persen tersebut ditargetkan segera diselesaikan dalam tahun konsolidasi 2026.

"Insyaallah, sesuai target dari Pak Ketua, di tahun 2026, tahun konsolidasi, kita selesaikan," tegasnya.

Ketua partai berlambang pohon beringin itu mengatakan, setelah konsolidasi organisasi rampung, Partai Golkar Bojonegoro akan mulai mempersiapkan kader-kader terbaik untuk menghadapi Pemilu 2029.

"Baru nanti tahun 2027 kita akan menaruh petarung-petarung Partai Golkar untuk kemenangan Partai Golkar 2029," katanya.

Target tersebut sejalan dengan ambisi Golkar Bojonegoro meningkatkan perolehan kursi legislatif. Sebelumnya, Ahmad menyebut partainya optimistis dapat merebut kembali posisi politik yang lebih kuat di Bojonegoro.

"Kita masih ada tiga atau empat tahun lagi, jadi saya yakin, Partai Golkar akan merebut 8 kursi atau bahkan lebih," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufti, bahkan mendorong target yang lebih tinggi, yakni 12 kursi pada Pemilu 2029. Target tersebut disampaikan dengan melihat soliditas organisasi dan hasil konsolidasi yang telah dilakukan Golkar Bojonegoro.

Pihaknya menilai target tersebut bukan sesuatu yang mustahil. Menurutnya, DPD Partai Golkar Bojonegoro telah mulai menjalankan berbagai kegiatan organisasi serta menindaklanjuti arahan pimpinan partai.

"Termasuk juga dengan DPD Partai Golkar Jawa Timur untuk mengonsolidir seluruh kekuatan dan semua unsur kader partai, untuk dapat langsung menargetkan 12 kursi pada Pemilu 2029 mendatang," ungkapnya.

Rakerda dan pelantikan PK se-Kabupaten Bojonegoro sendiri digelar di Ballroom Hotel Dewarna, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Bupati Bojonegoro, jajaran pengurus daerah Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Jawa Timur, serta jajaran pengurus Dewan Penasehat dan Pertimbangan DPD Partai Golkar Bojonegoro.

Ketua Panitia Rakerda DPD Partai Golkar Bojonegoro, Anis Mustofa, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun program kerja dan strategi taktis, sekaligus menetapkan target politik hingga tingkat kecamatan dan desa.

Pelantikan mencakup Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Pimpinan Kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Selain itu, konsolidasi juga diarahkan hingga 430 Pimpinan Desa se-Bojonegoro.

Anis berharap pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik, bertanggung jawab, serta tetap hadir di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada Partai Golkar yang telah memberikan dukungan sejak proses pencalonannya hingga dirinya terpilih sebagai Bupati Bojonegoro.

Ia mengungkapkan, Partai Golkar menjadi salah satu pihak yang mendorong dan meyakinkannya untuk terjun dalam politik, meski sebelumnya berlatar belakang profesional.

Sementara itu, Ali Mufti menilai target peningkatan kursi Golkar Bojonegoro dapat dicapai apabila konsolidasi antarstruktur partai terus diperkuat.

"Jika melihat kesolidan antar pengurus partai, yang semula Golkar Bojonegoro meraih 5 kursi pada pemilu lalu, target selanjutnya Golkar Bojonegoro juga akan dapat meraih 12 kursi pada Pemilu mendatang," terangnya.

Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk merapikan dan menguatkan struktur partai hingga tingkat paling bawah. Setelah struktur lengkap, fokus akan diarahkan pada penguatan kader dan persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Dengan konsolidasi yang terus berjalan, ia optimistis Partai Golkar Bojonegoro mampu menghadapi kontestasi politik mendatang dengan mesin organisasi yang lebih solid dan kader yang siap bertarung. [feb/mad]