Forum TBM dan Relima Perpusnas Dampingi 39 Lansia di Bojonegoro

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Membaca dan belajar tidak berhenti ketika seseorang memasuki usia lanjut. Semangat itulah yang dibawa Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kabupaten Bojonegoro bersama Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) saat mendampingi 39 lansia di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Bojonegoro.

Kolaborasi bersama Daycare Lansia Pimpinan Daerah (PD) 'Aisyiyah Kabupaten Bojonegoro tersebut dikemas melalui program Sekolah Lansia Berdaya. Kegiatan berlangsung di lingkungan TK ABA Percontohan, Jalan Dr. Sutomo Nomor 59, Kelurahan Kepatihan, dengan memadukan pendampingan literasi dan edukasi kesehatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Inklusi 'Aisyiyah yang mendorong para lansia tetap aktif, mandiri, dan produktif. Forum TBM dan Relima Perpusnas hadir untuk memperluas akses literasi sekaligus mengenalkan aktivitas membaca sebagai salah satu kegiatan yang dapat mendukung stimulasi kognitif pada usia lanjut.

Ketua Forum TBM Kabupaten Bojonegoro, Dwi Anjarwati, mengatakan gerakan literasi perlu menjangkau semua kelompok usia, termasuk lansia. Menurutnya, taman bacaan masyarakat tidak semestinya hanya identik dengan aktivitas membaca bagi anak-anak.

"TBM bukan hanya tempat membaca untuk anak-anak, tetapi juga ruang belajar sepanjang hayat bagi lansia. Kami siap bersinergi menyediakan ruang dan bahan bacaan yang ramah lansia agar semangat literasi terus menyala di tengah masyarakat," ungkap Dwi Anjar.

Senada dengan itu, Relima Perpusnas RI lokus Kabupaten Bojonegoro, M. Imron Nasir Salasa, menekankan pentingnya pendampingan agar lansia tetap memiliki akses terhadap bahan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

"Pendampingan literasi tidak mengenal batasan usia. Melalui kolaborasi ini, Relima hadir untuk memastikan para lansia tetap mendapatkan akses bahan bacaan yang sesuai, sehingga aktivitas membaca dapat menjadi kebiasaan menyenangkan yang menjaga ketajaman daya ingat dan kesehatan otak mereka," jelas Imron.

Untuk menjaga keberlanjutan aktivitas membaca, Forum TBM Bojonegoro juga memfasilitasi peminjaman buku secara rutin melalui TBM Qurrota A'yun yang berada di area TK ABA Percontohan. Dengan demikian, peserta tetap dapat mengakses bahan bacaan setelah kegiatan pendampingan berlangsung.

Kegiatan tersebut turut dilengkapi edukasi kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis oleh Indri Kusuma, bidan RS 'Aisyiyah yang juga menjabat Ketua PR 'Aisyiyah Kepatihan. Layanan ini melengkapi upaya pendampingan lansia melalui pendekatan literasi dan kesehatan.

Ketua Daycare Lansia PD 'Aisyiyah Bojonegoro, Suyarni, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia menjelaskan, Sekolah Lansia Berdaya dirancang untuk memberikan ruang bagi para lansia agar tetap belajar, berinteraksi, serta menjaga semangat hidup di masa tua.

"Melalui Sekolah Lansia Berdaya, kami ingin memberikan wadah bagi para lansia untuk terus belajar, berinteraksi, dan menjaga semangat hidup di masa tua," tutur Suyarni.

Sinergi Forum TBM Bojonegoro, Relima Perpusnas RI, dan PD 'Aisyiyah diharapkan dapat memperluas akses literasi bagi kelompok lanjut usia. Lebih dari sekadar membaca, kegiatan ini menjadi upaya membangun lingkungan yang mendukung lansia agar tetap sehat, aktif, dan berdaya di tengah masyarakat. [feb/mad]