34 Daerah di Jatim Masuk Asesmen Level 1
Berdasarkan Asesmen Situasi Covid-19 Kemenkes RI, sejak 13 Oktober 2021 sebanyak 34 Kota dan Kabupaten di Jawa Timur (Jatim) masuk level 1, dan 4 daerah level 2.
Berdasarkan Asesmen Situasi Covid-19 Kemenkes RI, sejak 13 Oktober 2021 sebanyak 34 Kota dan Kabupaten di Jawa Timur (Jatim) masuk level 1, dan 4 daerah level 2.
Angka kematian akibat Covid-19 di wilayah Jawa Timur terus menurun. Setelah 2 hari kemarin angka kematian tercatat paling rendah selama pandemi Covid-19, yakni 8 dan 9, kali ini juga kembali menurun yaitu 3 orang.
Selama 2 hari, tanggal 8 dan 9 Oktober 2021 angka kematian Covid-19 di Jawa Timur, terendah selama pandemi Covid-19.
Bed Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat ketersisian tempat tidur di Jawa Timur terus menurun. Penurunan tersebut terjadi pada BOR isolasi, ICU di RS, maupun BOR di RS lapangan.
Semua wilayah di Provinsi Jawa Timur (Jatim) saat ini menjadi zona kuning, dengan kategori daerah risiko rendah Covid-19.
Negara Indonesia dinilai memiliki peran dalam menuntaskan pandemi Covid-19 secara global.
Perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan atau dikenal dengan istilah positivity rate di Jawa Timur telah mencapai 4,68 persen.
Jumlah kasus Covid-19 di Bojonegoro, Jawa Timur terus turun perlahan. Pada 6 September 2021 lalu kasus aktif ada 204 orang, hari berikutnya menjadi 192, dan Rabu (8/9/2021) turun lagi menjadi 189 kasus.
Kasus Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro terus menurun, dan saat ini menjadi zona kuning dengan resiko kenaikan kasus rendah.
Sudah tidak ada zona merah wilayah penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur (Jatim) di bulan September 2021.