Akibat debit air Sungai Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro meningkat. Menyebabkan 147 hektare sawah terendam, selain itu dua tanggul juga terdampak yakni di Kecamatan Baureno dan Kecamatan Kapas, Bojonegoro.
Meluapnya air Sungai Bengawan Solo, mengakibatkan aliran Sungai Loro di wilayah Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terhambat. Sehingga tinggi muka air (TMA) mengalami kenaikan yang mengakibatkan erosi pada tanggul Sungai Loro, Sabtu (18/2/2023).
Meluapnya air Sungai Bengawan Solo, mengakibatkan aliran Sungai Loro di wilayah Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terhambat. Sehingga tinggi muka air (TMA) mengalami kenaikan yang mengakibatkan erosi pada tanggul sungai loro, Sabtu (18/2/2023).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto mengungkapkan, untuk saat ini kondisi air Sungai Loro sudah mengikis hampir sebagian tanggul di titik erosi, dikhawatirkan jebol dan menggenangi area persawahan.
“Jika nantinya jebol, bakal mengancam tanaman padi yang baru berusia 20 hingga 25 hari di empat Desa di Kecamatan Kapas,†ungkap Ardhian.
Ardhian menambahkan, empat desa yang terancam yakni, Desa Sambiroto seluas 60 hektare tanaman padi, Desa Sukowati seluas 30 hektare, Desa Bakalan seluas 60 hektare dan Desa Semanding seluas 50 hektare.
Selanjutnya, pihak BPBD Bojonegoro telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa setempat. Untuk sementara ini, kebutuhan yang mendesak yakni, sesek 30 lembar, bongkotan 17 batang dan terpal sedikitnya 4 lembar.
“Dari Pemerintah Desa nantinya akan melaksanakan kerjabakti perbaikan tanggul tersebut,†pungkasnya. [riz/mu]
Akibat tak kuat menahan air di Sungai Avoer, tanggul sepanjang 8 meter di Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro jebol. Akibatnya, merendam sekitar 100 hektar sawah milik warga, Sabtu (18/2/2023).
Tinggi Muka Air (TMA) sungai Bengawan Solo area Kabupaten Bojonegoro mengalami tren kenaikan sejak kemarin. Hal itu pun sedikit banyak membawa dampak distribusi air Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Buana Bojonegoro.
Tinggi Muka Air (TMA) Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro masih siaga 2 (kuning) dengan tren air terus meningkat. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro jika air tersebut meluap, 35 desa di Kabupaten Bojonegoro terancam banjir.
Melaporkan dengan hormat perkembangan ketinggian air Bengawan Solo pada tanggal 16 Februari 2023. Sumber data dari Perusahaan Umum Jasa Tirta Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo sbb:
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan pada Senin (2/1/2022) Jalur Kereta Api di antara Stasiun Semarang Tawang – Alastua dan Kalibodri – Kaliwungu sudah mulai normal setelah sebelumnya terendam banjir.