Akhir Pekan, Bojonegoro Dibayangi Hujan Petir
Hujan deras disertai petir dan angin kencang dengan kecepatan 28 kilometer per jam dari arah barat, akan membayangi akhir pekan di Bojonegoro.
Hujan deras disertai petir dan angin kencang dengan kecepatan 28 kilometer per jam dari arah barat, akan membayangi akhir pekan di Bojonegoro.
Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro harus berupaya ekstra dalam rangka mengentas kemiskinan di Kota Ledre. Pasalnya, angka kemiskinan di daerah penghasil minyak mengalami peningkatan, setelah dilakukan survey.
Sindrom nefrotik adalah gangguan pada fungsi ginjal yang menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein di dalam urine. Sindrom nefrotik sering kali kita kenali dengan istilah ginjal bocor. Meski jarang terjadi dan bersifat langka, sindrom nefrotik ini dapat dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Seperti yang dialami oleh Ivan, bayi usia 13 bulan warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memberikan bantuan berupa Sembako kepada 11 jiwa di RT 7/RW 2 Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan yang menjadi korban fenomena alam tanah retak pada bulan Februari lalu. Bantuan diserahkan langsung oleh Camat Kedewan, Jumat (3/3/2017).
Pemboran sumur Albatros Putih-1 (ABP-1) di Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur dinyatakan selesai sampai Total Depth (TD). Sumur yang diproyeksikan akan dibor sampai kedalaman 1.725 meter True Vertical Deep (mTVD) itu akhirnya dihentikan pada kedalaman 1100 mTVD.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, mewaspadai ancaman banjir Bengawan Solo yang akan melanda hilir, Jawa Timur. Kewaspadaan ini seiring banjir hulu Ngawi dan Solo, Jawa Tengah.
Hujan lebat di wilayah hulu Bengawan Solo membuat kenaikan signifikan Tinggi Muka Air (TMA) di beberapa kabupaten. Bahkan, di papan duga Jurug sudah ditetapkan Siaga Merah saat ini dan di Dungus, Kabupaten Ngawi, sudah Siaga Kuning. Diprediksi, air akan sampai di Kabupaten Bojonegoro siang atau sore nanti, Kamis (2/3/2017).
Sempat turun jauh di bawah siaga, elevasi air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro mulai kembali naik. Bahkan, di wilayah barat, tepatnya papan duga Karangnongko di Kecamatan Ngraho ketinggian bertambah cepat. Dari pukul yang 06.00 WIB yang masih 25.45 peilschaal menjadi 26.10 peilschaal pada pukul 09.00 WIB, Kamis (2/3/2017).
Hujan cukup lebat yang mengguyur wilayah Kota Bojonegoro dan sekitarnya membuat ketinggian air di Bengawan Solo naik. Walaupun tidak signifikan, tetapi cukup memengaruhi. Hal itu terlihat dari papan duga di Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro yang mengukur di titik 12.83 peilschaal pada pukul 06.00 WIB, Kamis(23/2/2017).
Walaupun lambat, tetapi tinggi muka air Bengawan Solo terus menunjukkan kenaikan. Sampai Rabu (22/2/2017) siang, tepatnya pukul 12.00 WIB, di papan duga Taman Bengawan Solo (TBS) Kota Bojonegoro mencapai 12.07 peilschaal.