Akhir Pekan, Harga Cabai Rawit Turun Rp3000
Harga komoditas jenis cabai rawit di Wilayah Kabupaten Bojonegoro terus alami penurunan. Penurunannya pun terpantau signifigan dari minggu ke minggu di beberapa pasar yang ada di Bojonegoro.
Harga komoditas jenis cabai rawit di Wilayah Kabupaten Bojonegoro terus alami penurunan. Penurunannya pun terpantau signifigan dari minggu ke minggu di beberapa pasar yang ada di Bojonegoro.
Harga berbagai macam cabai di Kabupaten Bojonegoro, terpantau terus turun harga. Meski bulan lalu harga cabai sempat melejit hingga empat kali lipat dari harga sewajarnya.
Pada momen akhir bulan Agustus, harga komoditas cabai terus terpantau turun. Aisyiah, salah satu pedagang kebutuhan pokok di pasar kota mengatakan, sudah hampir dua pekan ini harga cabai turun.
Harga komoditas cabai terpantau berangsur turun, setelah sebelumnya sempat bertahan di harga yang lumayan tinggi. Hal tersebut terjadi di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
Petani cabai lompong sekarang ini lagi sumringah, karena harganya relatif mahal. Rerata di tingkat petani di kisaran Rp34.000/kilogram.
Sejumlah pedagang bumbu dapur di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bojonegoro terus mengeluhkan harga cabai yang kian melambung sejak hampir satu bulan terakhir. Seperti yang terjadi di Pasar Kota, harga cabai kini tembus Rp90.000 per kilogram.
Minimnya petani cabai di Kabupaten Bojonegoro membuat pasokan cabai di Kota Ledre terbatas. Beberapa petani cabai sendiri tidak bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Bojonegoro. Hal itu yang menjadi salah satu pemicu mahalnya harga cabai di pasaran.
Melihat harga cabai di sejumlah pasar tradisional yang ada di Bojonegoro kian hari semakin melambung, kini para Ibu Rumah Tangga (IRT) beralih membeli cabai kering untuk keperluan memasak sehari-hari.
Harga cabai yang melambung tinggi di pasaran yang mencapai Rp60 ribu perkilonya, membuat pembeli merasa kecewa, padahal pada momentum puasa dan hari raya, harga cabai tidak semahal saat ini. Mahalnya harga cabai di pasaran dikarenakan beberapa hal.
Jelang Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah, harga sejumlah komoditas di Kabupaten Bojonegoro alami kenaikan, salah satunya cabai. Hampir semua jenis cabai meroket harganya di beberapa pasar yang ada di Kota Ledre tersebut.