Mulai Panen, Harga Cabai di Sekar Merangkak Naik
Sebagian petani di Kecamatan Sekar mulai panen cabai. Hal itu pun menjadi berkah tersendiri bagi patani di sana, sebab, saat ini harga cabai mulai merangkak naik.
Sebagian petani di Kecamatan Sekar mulai panen cabai. Hal itu pun menjadi berkah tersendiri bagi patani di sana, sebab, saat ini harga cabai mulai merangkak naik.
Plastik warna perak bekilau tampak terbentang di atas gundukan tanah di selatan jalan perbatasan Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro dengan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, cukup menarik mata para pengguna jalan. Karenanya diantara petakan sawah yang sedang musim padi, sekitar 1 (satu) hektar sawah dibuat semacam gundukan dan di tutupi oleh plastik, lalu dilubangi dan di dalamnya ditanami tanaman cabai.
Harga cabai di pasaran saat ini terpantau turun pasca lebaran idul fitri, disamping karena stok yang ada masih cukup juga dilatarbelakangi permintaan masyarakat tidak banyak.
Kecamatan Sekar tak hanya terkenal dengan tanaman bawang merah, masih ada satu lagi tanaman yang jadi ikon di daerah setempat yaitu cabai.
Sebagian petani di Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro memilih menanam cabai dari pada tanaman lain bukan tanpa alasan. Sebab tanaman yang bernama latin capsisum itu menurut petani panennya lebih capat.
Tanah gersang dan kering di Kabupaten Bojonegoro saat musim kemarau seolah sudah menjadi tradisi setiap tahunnya. Namun hal itu tak menjadi persoalan sebagian warga yang ada di Kecamatan Tambakrejo.
Harga jual salah satu bumbu dapur cabai di pasaran membuat petani cabai di Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro kecewa. Pasalnya hasil panen cabai saat ini laku murah, padahal sebelum puasa harga cabai cukup bagus yakni Rp30 ribu perkilogramnya.
Musim pancaroba yaitu peralihan dari penghujan ke kemarau, disambut sebagian warga yang ada di Kabupaten Bojonegoro selatan dengan mulai beralih tanaman. Mereka menanam cabai dan tembakau yang dirasa tidak memerlukan air yang cukup banyak.
Bulan suci ramadan tinggal setengah bulan lagi. Tentu apabila mengaca pada tahun-tahun sebelumnya momen puasa ini bisa mengerek harga-harga yang ada di pasaran, karena permintaan dari masyarakat cukup tinggi.
Cabai milik petani di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro sebagian harus dibuang begitu saja, karena terjangkit penyakit patek.