Skip to main content

Category : Tag: Ke


Karangsono Siapkan Perdes Pencegahan Perkawinan Anak, Berpotensi Jadi yang Pertama di Dander

Desa Karangsono, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, tengah menyiapkan regulasi khusus untuk mencegah dan menangani perkawinan anak. Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tersebut memasuki tahap konsultasi publik sebagai upaya memperkuat perlindungan anak melalui kebijakan di tingkat desa.Konsultasi Publik Rancangan Perdes tentang Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak itu digelar di Balai Desa Karangsono, pada Jumat (30/10/2026).

Pemkab Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Wilwatikta Awards 2026

Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan mendapat apresiasi. Dua penghargaan sekaligus berhasil diraih dalam ajang Wilwatikta Awards 2026 yang digelar Jawa Pos di Hotel Legacy Ballroom Surabaya, Jumat (30/10/2026) malam.

36.845 Peserta PBI BPJS Kesehatan di Bojonegoro Dinonaktifkan

Sebanyak 36.845 peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di Kabupaten Bojonegoro tercatat mengalami penonaktifan kepesertaan. Penonaktifan tersebut merupakan dampak pemutakhiran data penerima bantuan berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Belasan Rumah Warga Dander Bojonegoro Rusak Diterjang Angin Kencang

Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (29/10/2026) sore. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 18 rumah warga di tiga desa mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai ringan hingga berat.

Siswa SMP di Bojonegoro Jadi Korban Kekerasan Kakak Kelas, Orang Tua Lapor Polisi

Seorang siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, DDP (12) diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan kakak kelasnya, yakni B (14). Akibat kejadian itu, DDP mengalami pendarahan di area hidung hingga dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

IDMC 2026: Hadapi Krisis Komunikasi di Era AI, Kecepatan dan Kepercayaan Jadi Kunci

Video dan suara hasil rekayasa kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin berpotensi menyesatkan masyarakat. Dalam situasi ini, penanganan krisis komunikasi tidak cukup mengandalkan klarifikasi setelah informasi palsu menyebar. Organisasi perlu menyiapkan mitigasi, merespons dengan cepat, serta menjaga kepercayaan publik.