Bojonegoro Menulis 3 Jam Bersama 3 Cah Jonegoro
Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar seminar kepenulisan yang diikuti ratusan Mahasiswa pada Rabu (20/9/2023).
Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar seminar kepenulisan yang diikuti ratusan Mahasiswa pada Rabu (20/9/2023).
Bekerjasama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro, SMA Islam Temayang menggelar Workshop Literasi Numerasi dan Jurnalistik, Sabtu (16/9/23). Workshop bertajuk
Setiap Tanggal 12 Agustus merupakan momen Hari UMKM Nasional dan Hari Pemuda Internasional. Di kesempatan ini Creative Economy Center (CEC) bersinergi bersama PT. Pegadaian (Persero) CP Bojonegoro melaksanakan literasi peduli pendidikan dan Lingkungan hidup.
Forum Jurnalis Televisi Bojonegoro (FJTB) hari ini menggelar kegiatan sekolah jurnalistik dan literasi digital. Kegiatan yang juga sebagai upaya menangkal berita bohong (hoaks) menjelang tahun politik 2024 berlangsung di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Bojonegoro, Senin (12/6/2023).
Sebagai bentuk mengapresiasi karya, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Bojonegoro gelar Kaleidoskop Literasi dan Sastra Bojonegoro di Aula IKIP PGRI Bojonegoro (29/12/2022). Acara ini digelar dengan rangkaian Pameran Karya & Bazar Buku karya penulis dan sastrawan Bojonegoro, live music, dan puncaknya bedah buku "Darah Juang, Ode Untuk Alexandra" karya Ichwan Arifin.
Tuban Digital Forum - Workshop Literasi Informasi dan Pemanfaatan Internet Bersama UNIROW Tuban
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Literasi Media untuk Publik Melawan Mis/Disinformasi, di Kampi Hotel Surabaya, 28-29 September 2022. Pelatihan ini membangkitkan semangat dan rasa ingin tahu peserta terhadap dunia jurnalisme dan arus informasi.
Ketiga kalinya Pemkab Bojonegoro menyelenggarakan literasi digital di bawah inisiasi Dinas Komunikasi Dan Informatika. Literasi digital kali ini menyasar ratusan siswa-siswi di wilayah timur Bojonegoro yakni bertempat di SMA Negeri 1 Sumberrejo Selasa, (20/09/2022).
Bila ada guru bahasa Indonesia- terampil menulis itu biasa. Berbeda kemudian, bila ada sarjana Agama -sarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai misal- memiliki keterampilan menulis itu sungguh luar biasa. Ekspresi kekaguman penulis terhadap sarjana Agama yang punya kecakapan menulis bukan tanpa alasan.
Untuk mengatasi rendahnya mutu literasi numerasi di Indonesia, Jaringan masyarakat profesional santri NU Circle menggerakkan sinergi pentahelix. Sinergi pentahelix melibatkan lima elemen kunci yaitu masyarakat, dunia usaha dan industri, akademisi, pemerintah, dan media.