Skip to main content

Category : Tag: Literasi


Menjadikan Masjid Sarana Literasi

Literasi -secara kebahasaan memiliki arti kemampuan menulis dan membaca. Secara luas, literasi bisa dimaknai kemampuan seseorang dalam mengolah informasi dan pengetahuan kekinian yang hadir, kemudian dipergunakan untuk membangun kecakapan hidup (life skill). Bila “literasi” disandingkan dengan masjid, artinya masjid memiliki tempat untuk membaca literatur keislaman kekinian, kemudian bisa memproduksi secara mandiri menjadi produk karya tulis baru berbentuk buletin, majalah, hingga buku serta konten informasi berbasis digital.

Disdik Bojonegoro Apresiasi Sanggar Literasi di Tengah Pandemi

Dalam rangka menekan angka Covid-19 di Indonesia, pemerintah mengeluarkan maklumat terkait pembelajaran daring. Untuk terus berproduktif saat pandemi, ada beberapa cara yang dilakukan oleh para pendidik di Kabupaten Bojonegoro.

TBM Budi Utomo Tingkatkan Budaya Literasi di Kecamatan Malo

Taman Baca Masyarakat (TBM) Budi Utomo yang berdiri di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro menginisiasi kampung literasi. Di kampung ini, TBM Budi Utomo memiliki banyak program untuk meningkatkan budaya membaca.

Berawal dari Hobi, Gadis Ini Selami Dunia Literasi

Semangat literasi saat ini tak mengenal batas ruang dan waktu. Media sosial menjelma bak langit, dengan awan-awan sebagai karya tulis yang bertebaran sejauh mata memandang. Tidak peduli anak desa, kota, sekolah di perkotaan maupun perdesaan kini bisa menggoreskan pikiran-pikiran mereka dengan menulis, hingga menghasilkan karya.

Budayakan Literasi PMII Unigoro Buka Lapak dan Gelar Bedah Buku

Bertempat di arena hari bebas kendaraan bermotor di depan gedung pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Minggu (2/2/2020) puluhan anak muda yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Bojonegoro menggelar diskusi terkait dunia literasi.

Festival Literasi 2019

Abimanyu: Gerakan Literasi Bojonegoro Cukup Baik Dibanding Kabupaten Lain

Tantangan bagi kalangan muda atau pelajar di seluruh wilayah Jatim khususnya Bojonegoro adalah kurangnya minat baca di kalangan milenial saat ini. Padahal dengan banyak membaca itu bisa menghasilkan karya tulisan yang bagus sekaligus membuka pikiran untuk mengetahui ilmu pengetahuan.