Info Budaya
Jejak Mohammad Yasin, Putra Daerah yang Ikut Pelopori Lahirnya Udeng Batik Samin
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro punya seragam baru yang wajib dikenakan dua kali setiap bulan, tepatnya sejak Juli tahun 2025.
Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro punya seragam baru yang wajib dikenakan dua kali setiap bulan, tepatnya sejak Juli tahun 2025.
Kegiatan rutin dihadiri Pengasuh Ponpes Salafiyah dan Ponpes Bayt Alhikmah Pasuruan, KH. Idris Hamid bin KH. Abdul Hamid, Pasuruan itu kali ini bertempat di kompleks Ponpes Abu Dzarrin, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Tampak Gus Idris (baju biru laut) disambut Pengasuh Ponpes Abi Dzarrin, KH. Muna'amul Khoir didampingi Gus Syaif, Gus Im dan Gus Lum.
Ratusan alumni dan santri yang tergabung di Ikatan Keluarga Santri Alumni Salafiyah (IKSAS) Pasuruan, mengikuti silaturrahim dan Ngaos Sareng (NGASAR) kitab Riyadlus Sholihin, Sabtu (9/8/2025).
Berbagai kegiatan positif dan membangun dilakukan mahasiswa KKN UNUGIRI Kelompok 2 yang ada di Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.
Masyarakat Bojonegoro terus didorong untuk meningkatkan keterampilan berbasis potensi lokal. Hal ini sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Salah satunya dengan pelatihan pembuatan jamur dari bonggol jagung.
Bagi siswa yang baru lulus tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI)/Sekolah Dasar (SD) dan ingin melanjutkan ke MTs, di Ponpes Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro jawabannya.
Pengajian umum yang menutup rangkaian Haul ke 33 Almaghfurlah KH. Moh. Sholeh dan Masyayikh Ponpes Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, selalu menjadi magnet jemaah.
Tampak, warga sekitar pukul 13.30 WIB berjubel di pintu utama masuk, dan diarahkan ke beberapa pintu lain agar tidak menumpuk.
Puncak Haul ke 33 Almaghfurlah KH. Moh. Sholeh dan Masyayikh Ponpes Attanwir Talun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, begitu meriah. Puluhan ribu jemaah hadir berburu barokah, Jum'at (13/6/2025) siang.
Sejak pukul 07.30 WIB, alumni dari berbagai angkatan, mulai tahun 1976 sampai 2025 yang baru lulus berkumpul semuanya di lokasi acara. Daya tarik kali ini adalah ijazah kubro kitab karangan pendiri Ponpes Attanwir, Romo Yai Sholeh.