Tidak hadirnya 18 siswa SMK di hari ke dua saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), dikarenakan beberapa hal. Mulai siswa tersebut sakit maupun sudah mengundurkan diri sebelum UNBK dilaksanakan.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bojonegoro tengah berlangsung hingga Kamis (28/3/2019). Memasuki hari ke dua pelaksanaan UNBK ada belasan siswa yang tidak mengikutinya dikarenakan beberapa hal. salah satunya sakit.
Standar nilai rata-rata pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 ini ditargetkan bisa meraih lebih baik dari tahun lalu. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban. Adi Prayitno di sela-sela sidak melihat hari pertama UNBK di SMKN 2 Bojonegoro.
Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bojonegoro, sempat mengalami kendala tekhnis di salah satu sekolah, sehingga pelaksanaan UNBK sedikit mundur, namun kini pelaksanaannya sudah normal kembali.
Ribuan siswa tingkat SMK melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama, Senin (25/3/2019). Pada hari pertama UNBK ada 5 SMK yang UNBKnya menumpang di SMK lain seperti SMK Islam yang menumpang di SMKN 4 Bojonegoro.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk siswa SMK dimulai hari ini, Senin (25/3/2019), diikuti sebanyak 5.862 siswa, 5 diantaranya mundur karena beberapa hal.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK di Bojonegoro dilaksanakan, Senin (25/3/2019), diikuti sebanyak 5.862 siswa. Dari total tersebut ada lima siswa di hari pertama ini tidak mengikuti ujian.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019 sebentar lagi akan terlaksana memiliki inovasi dari sisi teknologi informasi dan komunikasi. Pola pelaksanaan UN yang dulu menggunakan kertas (paper based test), hari ini dipercanggih dengan sarana komputer (computer base test) sebagai penanda jawaban atas kemajuan teknologi dan informasi. Mengutip unbk.kemendikbud.go.id, bahwa 2019 total ada 7.071.816 peserta didik disemua jenjang SMP/MTs, SMA/MA dan SMK yang akan melaksanakan UNBK.
Untuk memaksimalkan kesiapan pengamanan Pemilu 2019, Polres Bojonegoro melaksanakan simulasi peragaan sistem pengamanan kota ( Sispamkota ). Dalam peragaan simpamkota ini berbagai simulasi pengamanan diperagakan. Seperti halnya gangguan dan ancaman orang tak dikenal, kerusuhan, pengrusakan fasilitas, ancaman Bom dll. Dengan cekatan dalam sekejap berbagai kekacauan yang terjadi bisa diatasi dengan baik oleh tim pengamanan. Peragaan pengamanan jelang pemilu 2019 ini melibatkan personel Polri, TNI, Satpol PP, penyelamat Damkar dan personel lainnya serta masyarakat. Selain melakukan antisipasi pengamanan dari ancaman, personel gabungan melakukan patroli bersama dalam menjaga keamanan.
Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun ajaran 2018/2019 akan segera digelar untuk siswa SMA dan SMK. Untuk jadwal sendiri, siswa SMK akan menggelar UNBK pada tanggal 25 hingga 28 Maret akhir bulan ini. Sementara SMA/MA pada 1 hingga 8 April 2019.