Pemilu 2019
Unik...! di TPS Ini Serasa Memilih Mahkota Raja Nusantara
Satu dari sekian TPS yang ada Kelurahan Mojokampung yakni TPS 04 Kecamatan Kota Bojonegoro, dipermak dengan nuansa kerajaan, seluruh panitia juga diparas laksana raja dan ratu.
Satu dari sekian TPS yang ada Kelurahan Mojokampung yakni TPS 04 Kecamatan Kota Bojonegoro, dipermak dengan nuansa kerajaan, seluruh panitia juga diparas laksana raja dan ratu.
Jika Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto beserta keluarga nyoblos di TPS 1 Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Sumbang, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, berbeda dengan Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah.
Ramai tersebar informasi di media sosial bahwa hanya dengan e-KTP bisa coblos di TPS mana saja. Bahkan beberapa warga mengatakan sudah bertanya kepada beberapa orang dan mengklaim bisa. Apakah Kabar itu benar adanya atau HOAX ?
Pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif bakal berlangsung besok, 17 April 2018. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2019, pemilu 17 April dihitung sebagai hari libur nasional.
Pada pesta demokrasi rakyat, Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung Rabu (17/4/2019), penyebaran informasi hoaks atau berita bohong harus diantisipasi.
Ratusan warga binaan bakal ikut menyalurkan hak suaranya, pada hari pencoblosan yang dilaksanakan Rabu (17/4/2019) besok di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Bojonegoro.
KPU Bojonegoro telah mengklasifikasikan dan mengecek data pemilih yang tidak memenuhi persyratan pada Pemilu 2019 ini. Usai dicek datanya, pemilih yang tidak memenuhi syarat ada jumlahnya ada ribuan.
Guna membantu pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 besok 17 April, Polres Bojonegoro menarik beberapa hari personil dari Objek vital Nasional (Obvitnas). Dan posisi petugas Obvitnas bakal diisi security atau Pamswakarsa setempat.
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bojonegoro menyatakan tidak benar, adanya kabar pemilih yang mempunyai KTP elektronik (e-KTP) bisa mencoblos dimana saja.
Kian dekatnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, biasanya banyak dimanfaatkan untuk oleh beberapa oknum melakukan money politik agar masyarakat memilih dirinya. Terkait hal ini, Polres Bojonegoro terus mengingatkan dan menegaskan akan menindak tegas oknum yang terlibat money politik dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini.