Skip to main content

Category : Tag: Perum


Tetangga Positif Covid, Gotong Royong Jadi Andalan

Pandemi covid-19 di Indonesia hingga saat ini masih terus bergulir dan belum ada tanda-tanda akan berakhir, meski vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia terus digenjot hingga ke pelosok kabupaten/kota. Seperti di Kota Migas atau Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Perumahan Langganan Banjir

Banjir Semalam, Diduga Pintu Air Sodetan Tak Dibuka

Setiap hujan deras turun di wilayah selatan Kota Bojonegoro, warga Perumahan (perum) Griya Rajekwesi Indah Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, pasti akan kebanjiran, lokasi yang paling parah ada di blok B perumahan setempat.

Halal Bihalal, Indahnya Kekeluargaan Warga Perum Banjarsari

wayatkan dari Abi Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda: Demi Allah Tidaklah beriman, demi Allah tidaklah beriman, demi Allah tidaklah beriman. Ditanyakan kepada Rasul: “Siapa wahai Rasulallah? Beliau bersabda: “Orang yang tetangganya tidak merasa aman karena gangguannya.” (Hr. Ahmad, al-Bukhari).

Prospektif, Persaingan Pengembang Semakin Ketat

Persaingan bisnis properti di Bojonegoro semakin ketat. Munculnya pemain bisnis properti yang terus bermunculan membuat pengembang yang sudah lama berdiri harus bisa bertahan dan bersaing.

Program Pemerintah Jadi Jurus Utama Pengembang Properti

Peminat hunian rumah bermodel minimalis di Bojonegoro sebenarnya masih stabil meski digembleng banyaknya pesaing. Sejumlah pengembang masih memanfaatkan program sejuta rumah dari pemerintah untuk bisa meningkatkan penjualan.

Bersaing, Pengembang Gunakan Sistem Jemput Bola

Pasar property sedikit melemah di bulan Agustus ini. Pengembang kini tidak bisa mengandalkan in house atau konsumen datang di kantor pemasaran dengan sendirinya. Pengembang harus pasang strategi menjembut bola dengan berbagai cara.

Tempat ASRI, Dander Jadi Prioritas Perumahan

Kawasan Bojonegoro sebelah selatan tepatnya di Kecamatan Dander masih dianggap memiliki potensial untuk dibangun perumahan dan dijual. Tempat yang asri menjadi pilihan utama. Developer yang membangun proyek properti tersebut berkelas baik dari developer lokal hingga kelas pusat.

Perumahan Harus Sediakan Lahan Makam?

Mendirikan perumahan dulunya harus memiliki lahan pemakaman. Namun presiden Joko Widodo (Jokowi) saat merilis Paket Ekonomi Jilid XIII menyatakan, fokus kebijakan ini adalah penyederhanaan izin untuk membangun rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau rumah murah.  Salah satu persyaratan yang digabungkan misalnya terkait dengan retribusi penyediaan lahan pemakaman. Pengembang bisa memilih untuk menyediakan lahan pemakaman atau dengan membayar retribrusi pada lahan pemakaman umum.