Faktor Ayah di Balik Kecerdasan Anak
Tingkat kecerdasan (IQ) seseorang memang dipengaruhi oleh faktor genetik. Khusus dalam peran ayah, ternyata interaksi dengan bayi sejak awal kehidupan ikut memengaruhi kecerdasan.
Tingkat kecerdasan (IQ) seseorang memang dipengaruhi oleh faktor genetik. Khusus dalam peran ayah, ternyata interaksi dengan bayi sejak awal kehidupan ikut memengaruhi kecerdasan.
Pola asuh dengan kekerasan bisa berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak. Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, mengatakan dampak paling terlihat adalah anak memiliki pemahaman tentang radikalisme.
Anjuran untuk rutin mengonsumsi bahan makanan sumber serat mungkin sudah sering Anda dengar. Namun, tahukah Anda mengapa serat bisa menyehatkan?
Suasana nampak berbeda di halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kepatihan, pada Sabtu (6/5/2017) pagi, mulai dari guru, siswa dan orang tua berkumpul guna mengikuti kegiatan jalan sehat yang dimulai sejak pukul 06.00 Wib. Kegiatan tersebut untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus ajang Pentas Seni (Pensi) siswa.
Berapa banyak grup percakapan online seperti Whatsapp, BBM atau Line yang Anda ikuti? Rata-rata setiap orang mengikuti minimal dua grup percakapan.
Kita sering mendengar tentang manfaat mengurangi asupan kalori untuk mendapatkan usia yang lebih panjang. Penelitian memang membuktikan bahwa pengurangan asupan makanan secara drastis bisa memperpanjang usia dua kali lipat pada hewan pengerat, cacing, dan serangga.
Terlalu banyak gula terbukti dapat menyebabkan kerusakan gigi dini, risiko diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung di kemudian hari. Tetapi, bukan berarti anak sepenuhnya dilarang untuk konsumsi minuman manis.
Hampir semua ayah yang memiliki anak berusia di atas dua tahun pernah dikagetkan oleh kata-kata kasar yang keluar dari mulut anaknya, baik dalam konteks bercanda maupun benar-benar menyumpah.
Kita para pria mungkin pernah jatuh cinta pada wanita karena sifat-sifatnya yang unik. Namun nyatanya tidak semua yang unik itu menyenangkan. Ada juga yang mungkin memberi dampak kurang baik.
Kebiasaan merokok merupakan faktor risiko berbagai penyakit, mulai dari gangguan paru sampai ereksi. Namun, kini para ilmuwan menyebutkan bahwa ada yang lebih berbahaya dari rokok, yakni berat badan sangat berlebih.