Skip to main content

Category : Tag: Sungai


Waspada Banjir Bengawan Solo

Kebanjiran, Petani di Kanor Panen Paksa Jagung

Luapan air Bengawan Solo masih terus terjadi sampai pukual 07.00 WIB. Bahkan, akibatnya banjir melanda di sejumlah tempat, termasuk lahan jagung milik petani di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Banjir Bengawan Solo

Masih Siaga Hijau, Tren Turun

Sejak mulai musim penghujan, debet air di Bengawan Solo baru hari ini menembus siaga, walupun masih Siaga Hijau. Tepatnya di angka 12.39 phielschall untuk papan ukur di Kota Bojonegoro.

Hari Sungai Nasional, Pegiat Lingkungan Tuang Eco Enzyme

Menyambut Hari Sungai Nasional yang jatuh setiap tanggal 27 Juli. Ada beragam aktivitas positif yang bisa dilakukan oleh para pegiat lingkungan, kader lingkungan SMAN 1 dan tim adiwiyata SMAN 1, pecinta alam SMAN 3 dan palase SMAN 4 Bojonegoro.

Pemkab Bojonegoro Wacanakan Perbaiki Sungai Rondomori untuk Irigasi dan Wisata

Di Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang, terdapat sebuah sungai yang dikenal dengan nama Rondomori. Dilihat dari alirannya, sungai ini sebenarnya bisa menjadi aliran irigasi untuk lahan pertanian di tiga desa. Namun, saat ini alirannya tidak berfungsi dan tertimbun lumpur serta bebatuan.

Hendak Hajatan ke Jombang, Mobil Siaga Pemdes Mulyorejo Kecebur Sungai

Mobil siaga milik Pemerintah Desa (Pemdes) Mulyorejo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro mengalami kecelakaan tunggal masuk ke dalam sungai saat melintas di Jalan Raya Sumberrejo. Berdasarkan informasi yang diterima, mobil tersebut hendak bertolak ke Jombang untuk menghadiri sebuah hajatan, Jumat (3/3/2023).

Tanggul Sungai di Sambiroto Longsor, Ancam Tanaman Padi di 4 Desa

Meluapnya air Sungai Bengawan Solo, mengakibatkan aliran Sungai Loro di wilayah Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro terhambat. Sehingga tinggi muka air (TMA) mengalami kenaikan yang mengakibatkan erosi pada tanggul sungai loro, Sabtu (18/2/2023). Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto mengungkapkan, untuk saat ini kondisi air Sungai Loro sudah mengikis hampir sebagian tanggul di titik erosi, dikhawatirkan jebol dan menggenangi area persawahan. “Jika nantinya jebol, bakal mengancam tanaman padi yang baru berusia 20 hingga 25 hari di empat Desa di Kecamatan Kapas,” ungkap Ardhian. Ardhian menambahkan, empat desa yang terancam yakni, Desa Sambiroto seluas 60 hektare tanaman padi, Desa Sukowati seluas 30 hektare, Desa Bakalan seluas 60 hektare dan Desa Semanding seluas 50 hektare. Selanjutnya, pihak BPBD Bojonegoro telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa setempat. Untuk sementara ini, kebutuhan yang mendesak yakni, sesek 30 lembar, bongkotan 17 batang dan terpal sedikitnya 4 lembar. “Dari Pemerintah Desa nantinya akan melaksanakan kerjabakti perbaikan tanggul tersebut,” pungkasnya. [riz/mu]

Anak Soko Tenggelam di Kapas

Pencarian Hari ke-6, Korban Belum Ditemukan

Pencarian terhadap Bocah 12 tahun asal Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban pada hari keenam belum membuahkan hasil. Menurut Kasi KL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Agus Purnomo, pencarian terhambat aliran sungai yang deras.