Skip to main content

Category : Tag: Tahanan


Program Gayatri Resmi Diluncurkan, PKK Bojonegoro Fokus Penguatan Gizi Keluarga

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono resmi meluncurkan pengembangan program Gerakan Peternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri) dalam kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 di kawasan Taman Pinggir Ngawan Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Rabu (7/5/2026).

Sekolah Jadi Lumbung Pembelajaran, “Sikap” Buka Jalan Baru di Sektor Pangan

Isu ketahanan pangan kini tak lagi hanya dibahas di ruang kebijakan, tetapi mulai masuk ke ruang-ruang diskusi publik hingga sekolah. Hal itu tampak dalam forum “Ngaji” (Ngobrol Asyik Jengker Demokrasi) edisi ke-54 yang mengangkat tema peluang baru SMK dalam program ketahanan pangan, Selasa (28/42026) malam.

BRIDA Kabupaten Bojonegoro Petakan Masalah Daerah, Siapkan Riset untuk Dasar Kebijakan

Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro yang baru terbentuk pada 2026 mulai memetakan berbagai persoalan strategis daerah untuk dijadikan bahan kajian riset dan inovasi implementatif. Hasil riset tersebut nantinya akan menjadi dasar rekomendasi bagi kepala daerah dalam mengambil kebijakan yang selaras dengan target pembangunan daerah dalam RPJMD.

Jamin Hak Kesehatan, Lapas Bojonegoro Berikan Pelayanan Medis 24 Jam ke Narapidana

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro terus berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan (WBP). Melalui tenaga kesehatan yang siaga setiap hari tanpa mengenal waktu, Lapas Bojonegoro memastikan hak dasar para narapidana dan tahanan dalam memperoleh layanan kesehatan tetap terpenuhi secara maksimal.

Bupati Bojonegoro Tetapkan M. Choirul Huda sebagai Dirut Perumda Pangan Mandiri

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono resmi menetapkan M. Choirul Huda sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri. Penetapan pimpinan perusahaan umum daerah yang bergerak di sektor pertanian ini menjadi langkah penting setelah proses pengisian jabatan tersebut tertunda hampir dua tahun.