Skip to main content

Category : Tag: Uang


Pembangunan di Bojonegoro

Akhir Tahun, Kejar Target Pembangunan Infrastruktur di Bojonegoro

Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Bojonegoro pada akhir tahun 2025 dikebut. Selain dari masing-masing dinas terkait, juga bersamaan skema BKK Desa (BKKD). Tampak di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Kapas. Seperti di Desa Bogo, jalan akses warga akan dibangun dengan cor rigid. Total volume pembangunan jalan cor di desa tersebut mencapai 1.150 meter, dengan lebar 4 meter.

Hari Guru

Kisah Guru Desa Membangun Pendidikan Madrasah: Sulaiman dan Jalan Sunyi Pengabdian

Tak banyak orang yang pulang ke kampung halaman dengan membawa misi sebesar yang dibawa Sulaiman, warga Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro. Pada momentum Hari Guru tahun ini, kisahnya layak menjadi pengingat bahwa seorang guru tidak hanya mengajar di kelas, tetapi juga membuka jalan pendidikan di tempat yang belum memilikinya.

Pembangunan di Bojonegoro

Rp757 Miliar untuk BKKD Mulai Digenjot Pelaksanaannya

Infrastruktur desa di Kabupaten Bojonegoro terus digenjot pembangunan melalui Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di 2025. Di akhir tahun ini mulai berjalan dan Pemkab fokus pada pemerataan insfrastruktur khususnya jalan dan jembatan.

Mutiara Islami

Saat Rezeki Datang Sendiri kepada Pemiliknya

Dikejar semakin menjauhi, diam malah menghampiri. Ungkapan ini mungkin cocok untuk menggambarkan hubungan antara manusia dengan rezeki. Terkadang, ketika terlalu sibuk mengejar rezeki malah semakin sulit mendapatkannya. Namun sebaliknya, ketika mengejar dengan sewajarnya yang disertai tawakal kepada Allah, rezeki itu justru yang malah datang sendiri.

Serapan APBD Bojonegoro Rendah

Ketua DPRD: Kita Dorong Agar Serapan Dipercepat

Soratan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dengan rendahnya serapan anggaran di APBD Bojonegoro ditanggapi serius oleh jajaran DPRD Kabupaten Bojonegoro.

Serapan APBD Bojonegoro Rendah

Menteri Keuangan Purbaya Soroti Dana Rp3 Triliun di Pemkab Bojonegoro

Besarnya dana yang masih mengendap di APBD Bojonegoro disorot tajam oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Bahkan, ia mengkritik tajam terhadap fenomena dana daerah yang mengendap dalam jumlah besar di akhir tahun anggaran.