Skip to main content

Category : Tag: Ad


Refleksi Milad Muhammadiyah 106

Muhammadiyah dan Keindonesiaan

Secara historis Kelahiran Muhammadiyah 106 tahun yang lalu tidak lain kerena diilhami, dimotivasi dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al Qur’an. Dan apa yang digerakkan oleh Muhammadiyah tidak ada motif lain kecuali semata-mata untuk merealisasikan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam kehidupan riil dan konkrit. Gerakan Muhammadiyah senantiasa diarahkan untuk menampilkan wajah Islam dalam wujud yang riil, konkrit dan nyata, yang dapat dihayati, dirasakan dan dinikmati oleh umat sebagai rahmatan lil alamin (memberikan rahmat bagi seluruh alam “seluruh kehidupan”). Dari siniliah maka seluruh gerakan Muhammadiyah di negeri ini, tidak lain adalah sebagai bentuk pengabdian keTuhanan, keUmatan, keBangsaan, dan keIndonesiaan). Komitmen inilah yang juga dalam perspektif Muhammadiyah, hanya dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas umat, kualitas masyarakat Indonesia, tanpa melepas karakter, nilai-nilai, dan budaya bangsa pada makna subtantifnya, bukan simbolnya.

Ada 8 Madrasah Dapat Nilai C Saat Akreditasi

Beberapa madrasah di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro divisitasi serta diakreditasi secara langsung oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN). Ternyata, tak semua madrasah mendapat nilai memuaskan, tercatat 8 madrasah mendapat nilai C. Akibatnya, madrasah yang mendapat nilai tersebut terancam tidak bisa menggelar ujian nasional secara mandiri.

Muhammad Melawan Kapitalisme

Kisah Nabi Muhammad tidak mungkin dilupakan umat Islam. Peranan Muhammad sebagai agen of change akan terus diteladani dan diinternalisasi oleh penganutnya. Hingga setiap 12 Rabiul Awal selalu diperingati sebagai kelahiran sosok yang membentuk hati dan pola pikir umat islam.

Festival Banyu Urip 2018

Intip Persiapan Cak Percil Cs Sebelum Tampil

Setiap akan pertunjukan, sang pengisi acara pasti melakukan pemantapan materi terlebih dahulu sebagai cara agar suguhan penampilan bisa maksimal.

Diduga Korupsi, Kades Sukosewu Ditahan

Kades Sukosewu Ditahan, Camat Sukosewu Belum Tahu

Penahanan terhadap Kepala Desa (Kades) Sukosewu, diakui belum diketahui oleh Camat Sukosewu. Hingga kini Sabtu (17/11/2018) ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan terkait penahanan Kades yang diduga tersangkut penggelapan Dana Desa (DD) tersebut.

Diduga Korupsi, Kades Sukosewu Ditahan

Kerugian Belum Bisa Dipastikan

Meskipun Kepala Desa (Kades) Sukosewu, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, WP sudah ditahan Polres Bojonegoro kasus tindak korupsi, namun pihak kepolisian belum bisa memastikan jumlah kerugian akibat perbuatan WP.

Dana BPPDGS Bakal Diterima 52.860 Guru dan Murid Madin

Tahun 2018 ini ratusan Madrasah Diniyah (Madin) di Bojonegoro bakal mendapatkan dana dari program Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS), Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, untuk kesejahteran guru dan murid Madin.

Penerima Dana Madin Masih Tunggu SK Bupati

Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) yang bakal diberikan bagi guru dan murid madrasah diniyah (Madin), saat ini masih menunggu proses pengajuan pencairan dan masih nunggu SK dari bupati untuk.

Hujan Datang, Petani Padi Gerak Cepat

Musim penghujan yang mulai datang tidak disia-siakan oleh para petani. Seperti petani yang berada di Desa Kumpulrejo Kecamatan Kapas ini, yang langsung bergerak cepat dengan menebar benih padi, guna mempersiapkan masa tanam.