Perahu Hias Sampai Finish, Penonton Terus Berdatangan
Festival Perahu Hias memang menyedot masyarakat Bojonegoro berbondong-bondong datang untuk menyaksikan Festival tahunan untuk menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) Ke 340 tahun.
Festival Perahu Hias memang menyedot masyarakat Bojonegoro berbondong-bondong datang untuk menyaksikan Festival tahunan untuk menyambut Hari Jadi Bojonegoro (HJB) Ke 340 tahun.
Sejumlah rangkaian acara untuk memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) yang ke-340 mulai banyak digelar, Minggu (25/9/2017). Tukang parkir di beberapa lokasi mengaku menuai berkah saat acara hari jadi ini. Salah satu tukang parkir di sekitar Taman Bengawan Solo (TBS).
Saat perahu hias datang, ribuan warga telah memadati bibir Taman Bengawan Solo (TBS) tempat finish parade Festival Bengawan tahun 2017, Minggu (24/9/2017). Tampak penonton dengan tertib dan ada yang membawa payung untuk menahan panas.
Sebanyak 42 perahu hias yang mengikuti Festival Bengawan Solo yang diadakan oleh Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, sudah menginjak finis di Taman Bengawan Solo (TBS) Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (24/9/2017) siang.
Ratusan warga yang hadir di Taman Bengawan Solo (TBS) Desa Banjarsari Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (24/9/2017), banyak yang tercengang dengan bentuk-bentuk perahu hias yang unik pada event Festival Bengawan Solo Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro.
Aktivitas perahu penyeberangan di Taman Bengawan Solo (TBS) di antara Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk masih tetap beroperasi menyeberangkan penumpang, meskipun ada even festival perahu yang berakhir di titik tersebut.
Sejak sekitar pukul 09.00 WIB, Taman Bengawan Solo (TBS) yang ada di utara Pasar Kota sudah didatangi para penonton yang ingin menyaksikan Festival Bengawan.
Meskipun ada Festival Bengawan, aktivitas penyeberangan di jembatan bambu Jalan Prajurit Abu Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro menuju Desa/Kecamatan Trucuk masih berlangsung seperti biasanya, Minggu (24/9/2017) pagi.
Kendati belum dimulai ratusan warga sejak pukul 08.00 WIB sudah memadati lokasi Festival Bengawan di Bendung Gerak, Desa Ngriginrejo, Kecamatan Kalitidu.
Muhammad Yusuf (14) warga Desa Pengkok Kecamatan Padangan yang tenggelam di Sungai Bengawan Solo akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal. Korban tenggelam ketika menolong temannya yang nyaris tenggelam.