Tiga Cara Efektif Memberi Donasi Bagi Korban Bencana
Kejadian tsunami di Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) mengejutkan banyak pihak serta menelan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Kejadian tsunami di Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) mengejutkan banyak pihak serta menelan banyak korban jiwa dan luka-luka.
Kabupaten Bojonegoro yang menjadi daerah rawan bencana, membuat seluruh elemen masyarakat harus siap menghadapi bencana. Seperti yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI), melakukan pembekalan kesiapsiagaan bencana pada anggota Satlinmas dan relawan di Kecamatan Sumberrejo.
Setelah penggalangan dana yang dilakukan beberapa waktu lalu Slankers Bojonegoro mengadakan dzikir dan doa bersama anak yatim untuk korban gempa dan tsunami di Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Bertempat di Panti Asuhan Ar-Rahman Desa Sukorejo, Kecamatan Kabupaten Bojonegoro, Rabu, (10/10/2018).
Memasuki musim kemarau dimungkinkan rentan terjadi bencana alam, seperti kebakaran. Untuk mengantisipasi hal itu, aktivis berbagai elemen di Desa Tebon, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro melakukan kerja bakti, Sabtu (28/7/2018).
Terjadinya bencana di Kabupaten Bojonegoro perlu diantisipasi dan ditanggulangi semua pihak, karena setiap musim kemarau maupun penghujan Kota Ledre dapat dipastikan akan terjadi bencana alam mulai banjir Bengawan Solo maupun banjir bandang, kekeringan, tanah gerak maupun yang lainnya. Padahal, Kabupaten Bojonegoro yang terbagi menjadi 28 kecamatan sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2012, tentang penanggulangan bencana. Tetapi kesiapsiagaan terkait kebencanaan belum sepenuhnya tertangani secara maksimal.
Pintu chek dam tanggul yang terletak di Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, dikabarkan mengalami kebocoran, sehingga air dari bengawan solo merembes masuk di sela-sela karet yang terkelupas atau melalui sela pintu dam, yang mengakibatkan 3 RT terendam air.
Hingga siang ini, Sabtu (24/2/2018), para pengungsi korban banjir akibat luapan Sungai Bengawan Solo di Kota Bojonegoro belum diperbolehkan pulang, meski Tinggi Muka Air (TMA) terpantau berangsur turun dari Siaga III menjadi Siaga II. Disamping itu pemukiman para pengungsi hingga saat ini juga masih tergenang banjir.
Mulai dini hari, Tinggi Muka Air (TMA) di Bojonegoro mulai menunjukkan tren turun. Meski begitu kondisi saat ini masih siaga kuning atau II.
Luapan air Bengawan Solo yang menggenangi rumah warga Desa Ngulanan dan Ngablak Kecamatan Dander, tak membuat warga khawatir. Pasalnya dua desa tersebut sudah menjadi langganan banjir karena dekat dengan bengawan solo.
Air yang membanjiri kawasan Agrowisata Kebun Belimbing, Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, akibat Bengawan Solo meluap, tak mengganggung aktivitas yang ada di wisata tersebut.