Kemarau, Embung di Tambakrejo Mengering
Musim kemarau baru saja terjadi beberapa minggu ini. Namun, kekeringan sudah mulai tampak terlihat, seprti yang terjadi pada embung di Desa Glagah, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Musim kemarau baru saja terjadi beberapa minggu ini. Namun, kekeringan sudah mulai tampak terlihat, seprti yang terjadi pada embung di Desa Glagah, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, memperkirakan curah hujan tinggi masih membayangi wilayah Kota Ledre pada pertengahan bulan Januari hingga Februari 2018 kedepan.
Keberadaan Pasar Pahing di Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras yang terbakar Senin (1/1/2018) malam, merupakan pasar pribadi milik Almarhum Yusuf Mukmin. Meski demikian, keberadaan pasar itu memang ramai dikunjungi oleh pembeli setiap harinya.
Selama tahun 2017 ini setidaknya sudah 101 kebakaran melanda Kabupaten Bojonegoro. Tak hanya rumah, pertokoan serta kandang hewan pun jadi sasaran si jago merah ini. Kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran mencapai belasan miliar rupiah.
Pada tahun ini 2017 ini, jumlah kecamatan yang tergolong rawan bencana banjir bandang mengalami peningkatan, pasalnya banyak daerah kecamatan biasanya tidak terjadi banjir bandang kini terkena musibah tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, memperkirakan puncak musim hujan di Bojonegoro akan terjadi pada bulan Januari hingga Februari mendatang. Saat bulan itu intensitas hujan berkisar antara 55 hingga 551 milimeter per detiknya.
Di musim hujan dengan curah yang tinggi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, mehimbau bagi masyarakat yang berada di wilayah bantaran hutan untuk mewaspadai bencana banjir bandang.
Badai siklon tropis dahlia yang terjadi beberapa hari kemarin di Jawa Timur juga berdampak di Kabupaten Bojonegoro. Yaitu meningkatnya intensitas hujan di Kota Ledre.
Beberapa hari terakhir di Kabupaten Bojonegoro, terjadi hujan deras disertai angin kencang. Terkait angin kencang, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengaku belum bisa memprediksi.
Kondisi di Kabupaten Bojonegoro setiap saat rentan terjadi bencana, termasuk daerah pedesaan. Sehingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro memperuat kapasitas menjadi desa tangguh bencana.