Waspada..! 5 Kecamatan di Bojonegoro Selatan Rawan Longsor
Lima kecamatan yang berada di selatan Bojonegoro, saat musim hujan rawan terjadi bencana longsor lantaran kurangnya penghijauan yang berfungsi menyerap air hujan.
Lima kecamatan yang berada di selatan Bojonegoro, saat musim hujan rawan terjadi bencana longsor lantaran kurangnya penghijauan yang berfungsi menyerap air hujan.
Bagi masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, saat musim penghujan seperti saat ini harap waspada. Sebab, ada beberapa titik rawan longsor akibat banjir.
Saat musim penghujan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, telah memetakan daerah rawan longsor, salah satunya di wilayah Dusun Atasangin, Desa Deling, Kecamatan Sekar.
Gempa dengan skala kecil dirasakan warga di Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro, Kamis (19/10/2017), diperkirakan berada di sekitar air terjun lembah Bongok, Desa Jetak, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.
Gempa bumi yang dirasakan oleh warga di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban sejauh ini baru tercatat sekali. Tepatnya sekitar pukul 10.49 WIB. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro berharap masyarakat tidak panik.
Hujan akhirnya turun juga setelah hampir 2 bulan musim kemarau yang mendera wilayah Bojonegoro. Tidak sedikit warga bernafas lega. Masyarakat mulai tersenyum dan merasakan air hujan yang pertama kali jatuh dari langit di musim kemarau tahun ini.
Krisis air bersih mulai dirasakan oleh warga Bojonegoro di sejumlah desa akibat dampak musim kemarau saat ini. Oleh karenanya beberapa desa mulai meminta pingiriman air bersih kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Meski di sejumlah wilayah di Kecamatan kedungadem, Bojonegoro tejadi kekeringan dan mulai kesulitan air, hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro belum menerima terkait permintaan pendistribusian air bersih.
Pasca ditemukannya jasad pelajar MA Abu Dzarrin Dander Bojonegoro, M. Abdul Rozaq yang tenggelam sudah diketemukan, Jum'at (1/9/2018), tengah malam. Para saksi yang juga teman korban, saat kejadian berada di lokasi kejadian akan didampingi Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Kabupaten Bojonegoro.
Tangis haru kerabat maupun teman sebaya, begitu tampak dari raut wajah para pelayat. Seakan tidak percaya dengan kepergian Khoirur Rozaq yang begitu cepat.