Pemkab Wacanakan Angkat Seni Lokal Jadi Nasional
Untuk mengurangi kendala pembangunan sektor pariwisata di Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meyakini dapat dilakukan dengan pembangunan pariwisata dengan startegi terpadu.
Untuk mengurangi kendala pembangunan sektor pariwisata di Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro meyakini dapat dilakukan dengan pembangunan pariwisata dengan startegi terpadu.
Usulan Tim Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro ditolak. Lantaran berkas yang diusulkan belum ada lampiran legal formal profesi anggota.
Kantor PCNU Bojonegoro di Jalan A. Yani, Senin (7/1/2019) malam begitu syahdu. Parade Jedor yang menjadi aalah satu acara rangkaian peringatan Haul Gus Dur ke 9 itu menyejukkan malam di Kota Bojonegoro. Sejak pukul 19.30 WIB hingga 23.30 WIB.
Setelah dibuka dengan penampilan tradisional gamelan Lesung, Festival Bengawan 2018 dilanjut dengan Sarasehan Budaya dan Lingkungan.
Bercocok tanam merupakan rutinitas warga desa yang menggantungkan hidupnya dengan bertani, tak terkecuali di Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro.
Pasca masa tanam, banyak kegiatan adat yang dilakukan oleh petani di berbagai daerah, salah satunya adat yang masih dijaga oleh para petani di Desa Mojoranu Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini.
Berbagai kalangan hadir pada kegiatan Festival Geopark Bojonegoro termasuk mengundang duta wisatawan dari sejumlah kota seperti Bogor, Bandung, Bali, Ponorogo, Madiun, Sleman, Bantul, dan Yogyakarta.
Setiap akan pertunjukan, sang pengisi acara pasti melakukan pemantapan materi terlebih dahulu sebagai cara agar suguhan penampilan bisa maksimal.
Festival Pusaka Nasional (FPN) selain untuk memamerkan aneka pusaka, juga sebagai pusat edukasi bagi para siswa dalam mengenalkan warisan budaya yang dipunyai oleh masing-masing daerah yang ada di Indonesia, terkhususnya budaya pusaka keris.
Festival Pusaka Nusantara (FPN) 2018 menarik banyak pengunjung dari semua kalangan seni kebudayaan. Pasalnya dalam FPN 2018 yang digelar di Bojonegoro ini bertujuan untuk mengenalkan kembali budaya asli bagi kalangan masyarakat Bojonegoro sekaligus serta memahami beberapa seni dalam benda pusaka terutama pusaka keris.