Makan Bergizi Gratis (MBG)
Sidak Dapur SPPG, Bupati Setyo Wahono Pastikan MBG Aman Dikonsumsi
Pemkab Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/10/2025).
Pemkab Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/10/2025).
Polres Bojonegoro turun tangan untuk mengusut biang kerok dugaan keracunan ratusan siswa di Kecamatan Kedungadem usai menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Sejumlah pihak, telah dimintai klarifikasi, Kamis (2/10/2025).
Dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa tiga sekolah di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro telah berangsur membaik. Para siswa yang dirawat di Puskesmas setempat, juga telah dipulangkan semua, Kamis (2/10/2025) petang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro turun tangan menyikapi kasus dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan pelajar SD hingga SMA di Kecamatan Kedungadem usai ditengarai menyantap menu makanan program makan bergizi gratis (MBG), Kamis (2/10/2025).
Dugaan keracunan akibat menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak hanya dialami siswa SMAN 1 Kedungadem dan SDN Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Sejumlah siswa MTs Plus Nabawi juga mengalami gejala serupa.
Ratusan siswa SMAN 1 Kedungadem dan SDN Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro, diduga keracunan usai menyantap makanan program makan bergizi gratis (MBG).
Uji laboratorium (lab) dari sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Semanding, Kecamatan Kota Bojonegoro, sudah keluar, dan dinyatakan aman. Namun, uji kimia masih di uji di Laboratorium Surabaya. "Kandungannya masih dalam batas aman,†ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ninik Susmiati, Jumat (26/9/2025) siang.
Ketua DPRD Bojonegoro angkat bicara perihal dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) terhadap tujuh siswa di SDN Semanding, Kecamatan Kota Bojonegoro, Rabu (24/9/2025).
Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Putri (KOPRI) PC PMII Bojonegoro menyoroti kasus stunting di Kabupaten Bojonegoro yang belum tuntas. Hingga saat ini, setidaknya masih terdapat sebanyak 1.930 balita alami stunting.
Kejadian gawat darurat dapat terjadi pada siapa saja, kapan saja dan di mana saja yang dapat mengancam keselamatan jiwa. Layanan gawat darurat medis menjadi prioritas Pemkab Bojonegoro untuk memastikan penanganan kesehatan dan keselamatan warga dalam kondisi darurat. Layanan tersebut ada di Siaga Bro Public Safety Center (PSC) 119.