Presiden Prabowo Subianto mengmbil langkah tegas dengan mencabut izin perusahaan yang melanggar ketentuan terkait Kawasan Hutan Nasional. Total ada 28 perusahaan yang mendapat sanksi.
Untuk optimalisasi fungsi Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK), PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Foundation (PF) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kehutanan (BP2SDM Kemenhut), kemarin. MoU ini akan memperkuat kolaborasi dengan mitra pengelola KHDTK yang mencakup program pendidikan dan pelatihan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.
Merespons bencana banjir dan longsor di Aceh dan Sumatra yang menewaskan 1.138 orang dan menimbulkan kerugian Rp68,67 triliun, sekelompok mahasiswa hukum dari Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Nurul Hidayah, Tasyah Firgiyana Dwi Candra, Tia Agnessa Amalia, dan Yhunita menerbitkan argumentasi hukum komprehensif yang menuntut reformasi total politik hukum pengelolaan hutan Indonesia (5/1/2026).
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, turut terlibat langsung dalam kegiatan penanaman pohon pada program Hutan Lestari Pertamina di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanadipa Universitas Diponegoro (UNDIP). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PT Pertamina (Persero) dalam pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon, bertepatan dengan peringatan HUT ke-68 Pertamina.
Banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra dan beberapa daerah di Indonesia menjadi peringatan keras untuk semuanya. Bahwa kerusakan hutan itu sangat merugikan keberlangsungan kehidupan manusia, dimasa sekarang atau dimasa yang akan datang.
Rencana pembangunan pabrik bioetanol–metanol di kawasan hutan Kabupaten Bojonegoro masih tertahan di tahap perizinan. Hingga kini, megaproyek bernilai puluhan triliun rupiah tersebut, belum bisa berjalan. Sebab, masih menunggu persetujuan pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut).
Kalau ada satu suara alam yang dulu paling mudah kita dengar, mungkin itu adalah desir angin yang menembus rimbun pepohonan. Tapi hari ini, desir itu makin lirih—bahkan di banyak tempat sudah berubah menjadi gema gergaji mesin. Deforestasi bukan lagi sekadar isu aktivis atau materi seminar lingkungan; ia sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Banjir tahunan, kekeringan yang makin panjang, tanah longsor, hingga harga pangan yang naik-turun seperti grafik saham—semuanya punya akar yang sama: hutan yang menyusut.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Jatim terkait Raperda Penyelenggaraan Kehutanan melalui Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam kesempatan itu, Emil menegaskan bahwa penyusunan Raperda telah dirancang berdasarkan kebutuhan ekologis, sosial, hingga ekonomi yang menjadi ciri khas wilayah Jawa Timur.
Hutan Jati di Kabupaten Bojonegoro ternyata menyimpan rahasia alam yang tak banyak diketahui. Salah satunya menyimpan kekayaan flora, yakni anggrek Dendrobium capra. Anggrek ini pun kemudian diteliti oleh Dr. Laily Agustina, dosen Ilmu Lingkungan Universitas Bojonegoro.
Jumat (22/8/2025) pagi, masyarakat Desa Ngasem memanen hasil kerja keras mereka. Ada sekitar 5 ton semangka berhasil dipetik dari lahan yang selama lima tahun terakhir mereka rawat dengan penuh ketekunan.