Di bulan Agustus tahun ini, sebagai umat Islam dan sebagai bangsa Indonesia, ada dua momentum penting yang selalu diperingati. Dua momentum itu adalah HUT Republik Indonesia (RI) ke 81 dan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Salah satu kebanggaan menjadi bagian butiran debu dari Nahdlatul Ulama' adalah memiliki lagu yang mampu membangkit jiwa patriotisme. Lagu gubahan KH Abdul Wahab Chasbullah Tambakberas itu berjudul Ya Lal Wathan, yang sudah populer di Indonesia, khususnya di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
Bangsa Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alam dan lautnya. Namun kenyataannya kekayaan yang melimpah itu belum mampu memberikan kontribusi yang berarti untuk rakyatnya. Terbukti banyak rakyat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Menurut data World Bank melalui laporan "Macro Poverty Outlook" pada awal April 2025 disebutkan bahwa pada tahun 2024 lebih dari 60,3 persen penduduk Indonesia atau setara 171,8 juta jiwa berada di bawah garis kemiskinan (Berbeda dengan data BPS). Kemerdekaan yang sudah di usia 81 tahun, belum mampu memberikan solusi untuk kesejahteran dan kemakmuran yang berkeadilan.
Ruang kelas di lantai 2 yang berada di Komplek SMP dan SMA Islam Temayang yang beralamatkan Jalan Raya Temayang nomor 27 Bojonegoro, sejak beberapa bulan ditempati koloni kalelawar. Dengan kondisi itu, warga merasa terganggu karena selain bising, juga berbau menyengat.