31 Mitra ExxonMobil Ikuti Kampanye Anti Korupsi
Dengan bertempat di gedung PB-14 ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 31 mitra ExxonMobil hadiri Kampaye Sosialisasi Anti Korupsi, Selasa (19/9/2017) sore.
Dengan bertempat di gedung PB-14 ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 31 mitra ExxonMobil hadiri Kampaye Sosialisasi Anti Korupsi, Selasa (19/9/2017) sore.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi C, Sally Atyasasmi pelayanan dan ruangan kurang layak pada Puskesmas di Bojonegoro. Hal itu disampaikan saat rapat dengan Forum Mama Asih, sebagai forum peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Ledre yang baru-baru ini dibentuk.
Krisis air bersih mulai dirasakan oleh warga Bojonegoro di sejumlah desa akibat dampak musim kemarau saat ini. Oleh karenanya beberapa desa mulai meminta pingiriman air bersih kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Wakil Bupati (Wabup) Setyo Hartono menerima kunjungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang yang melakukan kunjungan studi komparasi pembentukan Unit kerja Keimigrasian di Ruang Angling Darma, Selasa (19/9/2017).
Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kumpulrejo 2 Parengan, Kabupaten Tuban keracunan pada Selasa (19/9/2017) pagi tadi. Keracunan tersebut diduga disebabkan oleh jajanan terang bulan yang dibeli di area sekolah.
Sebagai tindak lanjut program Forum pelayanan bagi masyarakat terkait bidang kesehatan di tingkat Kabupaten atau yang disebut Pro Mama Asih yang bisa melibatkan semua pihak di Bojonegoro, EMCL bersama IdFos menggelar Sarasehan pada Selasa (19/9/2017) diselenggarakan di Gedung Pemkab Bojonegoro.
Pola makan kurang sehat bukan hanya membuat tubuh gampang sakit dan kurang bertenaga, tapi juga dianggap sebagai penyabab kematian utama di seluruh dunia.
Musim kemarau yang masih berlangsung membuat debit air di cekungan mulai menyusut tajam. Termasuk di bengawan mati Desa Pilang, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Akibatnya, semakin banyak warga yang mancing ikan di tempat tersebut.
Petani cabai di Kabupaten Bojonegoro benar-benar merugi. Di panen pada musim kemarau ini harga terus merosot turun. Penyakit kering yang menyerang hasil panen cabai mempengaruhi turunnya harga.
Pemandangan tak lazim berupa kemacetan sekarang mudah dijumpai di Bojonegoro. Jumlah kendaraan yang terus meningkat dan jalan yang tak bertambah menjadi penyebab utama.