Tak Ada Air, Petani di Balen Terancam Gagal Tanam
Beberapa petani di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan ketersediaan air yang sulit didapat. Pasalnya para petani khawatir tanaman padi mereka terancam gagal panen.
Beberapa petani di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan ketersediaan air yang sulit didapat. Pasalnya para petani khawatir tanaman padi mereka terancam gagal panen.
Musim panen padi di Kecamatan Gayam, petani Desa Cengungklung merasa senang, pasalnya saat memanen padi tersebut pembina Desa (Babinsa) jajaran Posramil 18/Gayam, Kodim 0813 Bojonegoro turun langsung ke sawah guna membantu para petani di desa setempat.
Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah meminta kepada petani Desa Glagahan, Kecamatan Sugihwaras untuk meningkatkan kualitas petani dengan membuka penangkaran benih padi secara mandiri.
Di musim tanam ke dua, dengan curah hujan yang tidak menentu menjadi sorotan para petani. Khususnya dalam hal memilih bibit padi yang harus sesuai.
Memasuki musim tanam di wilayah Bojonegoro, ketersediaan pupuk sangat diperlukan oleh para petani, pasalnya pupuk merupakan komponen utama untuk kesuburan tanaman.
Di Musim Hujan (MH) ini petani harus waspada serangan hama Penggerek Batang Padi Kuning (PBPK). Petani di Bojonegoro menyebut PBPK dengan nama Sundep atau Beluk. Sundep atau Beluk merupakan hama utama pada tanaman padi yang menimbulkan kerusakan berat dan kehilangan hasil panen yang tinggi.
Panen raya padi di Kabupaten Bojonegoro diperkirakan mundur dari tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dipastikan bakal mengganggu prolehan pasokan beras yang didapat oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro.
Sebagai upaya optimalisasi tanah sawah agar mendapatkan hasil panen yang maksimal, petani di Desa Kedungdowo Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro melakukan tanam padi dikombinasi dengan ikan plus sayuran dan jambu kristal. Istilah budidaya padi dan ikan dikenal dengan nama Mina Padi.
Dulu, saat memanen padi, petani menggunakan alat perontok gabah manual.Banyak tenaga manusia terserap untuk bekerja. Mulai untuk memotong, memancal pedal dos, sebutan alat tradisional itu, sampai memanggul ke jalan raya.
Salah satu problema usaha tani sekarang adalah berkurangnya tenaga kerja pertanian. Jumlah petani semakin berkurang. Sementara anak-anak muda jarang yang bercita-cita menjadi petani. Agar tahapan tanam padi/tandur tidak lambat dan serempak petani di Gabungan Kelompok Tani ( Gapoktan) Bumiarto desa Krangkong, Kecamatan Kepohbaru menggunakan alat menanam padi dengan mesin yang disebut Rice Transplanter. Dengan menggunakan Alat mesin pertanian (Alsintan) ini tandur cepat dan lebih hemat biaya.