Meluas, Krisis Air Bersih Landa 45 Desa di Bojonegoro
Krisis air bersih di Kabupaten Bojonegoro semakin meluas pada saat musim kemarau tahun 2024 ini. Saat ini, krisis air bersih telah melanda 45 desa di Kabupaten Bojonegoro.
Krisis air bersih di Kabupaten Bojonegoro semakin meluas pada saat musim kemarau tahun 2024 ini. Saat ini, krisis air bersih telah melanda 45 desa di Kabupaten Bojonegoro.
Sedikitnya 15 desa yang tersebar di 9 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dilanda krisis air bersih pada musim kemarau tahun 2024 ini. Penyebabnya, sumber mata air di sejumlah desa tersebut mengering.
Musim kemarau merupakan periode yang sering ditandai dengan cuaca panas dan kering, bahkan ekstrim. Sehingga berpotensi terjadi kekeringan hingga krisis air bersih.
Sebanyak 97 desa yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro terancam mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun 2024 ini. Namun, saat ini sudah terdapat 1 desa yang mengalami krisis air bersih.
Sebanyak 99.286 jiwa warga Kabupaten Bojonegoro terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau 2023 ini. 99 ribu jiwa itu tersebar di 208 dusun, 118 desa, 24 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.
Sejumlah daerah di Jawa Timur (Jatim) mengalami dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang. Kondisi ini turut terjadi di puluhan desa wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Rabu (18/10/2023) pengguna jalan di Bojonegoro-Surabaya, tepatnya di sekitar Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, dibuat kaget. Sebab, asap membumbung tinggi dan terlihat dari arah barat.
ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) berikan sebanyak 294 tangki air bersih bagi warga Kabupaten Bojonegoro yang terdampak kekeringan pada musim kemarau 2023 ini. Namun, bantuan tersebut didistribusikan secara bertahap, yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya membangun dan memperluas 64 sarana air bersih Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) pada 2023. Pembangunan yang tersebar di sejumlah desa ini ditargetkan rampung akhir tahun.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan air bersih total sebanyak 1.504 tangki kepada masyarakat Bojonegoro