Foto Cerita
Di Balik Katrol Purba
Di perbukitan Wonocolo, garis-garis peta tak pernah benar-benar mampu membatasi riwayat hidup warga lokal. Secara administratif, tanah Wonocolo tunduk pada hukum Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Di perbukitan Wonocolo, garis-garis peta tak pernah benar-benar mampu membatasi riwayat hidup warga lokal. Secara administratif, tanah Wonocolo tunduk pada hukum Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Disela-sela prosesi penutupan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 di Halaman Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kebahagiaannya setelah menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (KARTANU).
Antrean jeriken dan ember memenuhi lokasi distribusi air bersih di Dusun Gamongan RT 002/RW 003, Desa Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro. Di tengah puncak musim kemarau, warga mendapat pasokan 8.000 liter air bersih dari Kodim 0813 Bojonegoro, Senin (31/8/2026).
Program PCNU Bojonegoro melalui bidang ekonomi (PT Hidro Persada Nusantara/HPN) yang mempunyai produk Ecofit Water, telah selesai digelar di lokasi Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35 resmi ditutup oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Aula Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Setelah KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU terpilih dalam Muktamar Ke-35 NU di Gedung Serbaguna (GSG) KH Hasbullah Said, Kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Senin (31/8/2026), Tim Formatur untuk menyusun kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 mulai dibentuk.
Sidang anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara resmi menetapkan KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031.
Rapat Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) mufakat menetapkan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2026–2031.
Sembilan kiai sepuh yang menjadi anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) yang terpilih dalam rangkaian Sidang Pleno Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026) malam, akhirnya menggelar rapat.
Kepengurusan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021-2026 resmi dinyatakan demisioner. Pernyataan itu disampaikan KH Miftachul Akhyar pada sidang pleno V dalam rangkaian Muktamar ke-35 NU di Gedung Serba Guna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada Minggu (30/8/2026) malam.