Tak Perlu Antre Lama, Inovasi BPJS Kesehatan Semakin Manjakan Peserta JKN
Candra Wijaya Kusuma menunjukkan keaktifannya sebagai peserta JKN (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Perkembangan layanan digital BPJS Kesehatan membuat peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini semakin mudah mengakses berbagai layanan. Beragam inovasi yang dihadirkan dinilai mampu memangkas waktu dan membuat peserta tidak lagi harus selalu datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.

Kemudahan tersebut salah satunya dirasakan Candra Wijaya Kusuma (18), warga Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Ia menilai transformasi layanan BPJS Kesehatan dalam beberapa tahun terakhir memberikan pengalaman yang jauh lebih praktis bagi peserta JKN.

Menurut Candra, berbagai kebutuhan administrasi yang sebelumnya mengharuskan peserta datang ke kantor BPJS Kesehatan kini dapat dilakukan melalui sejumlah kanal layanan digital.

"Kini peserta tidak perlu selalu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Ada banyak pilihan layanan yang bisa dimanfaatkan, seperti PANDAWA melalui WhatsApp di nomor 0811-8165-165, Aplikasi Mobile JKN, BPJS Online, maupun BPJS Keliling. Menurut saya, kehadiran berbagai kanal layanan ini sangat membantu masyarakat," ungkap Candra, Senin (14/9/2026).

Bukan hanya urusan administrasi, kemudahan juga dirasakan peserta ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Candra mengingat, beberapa tahun lalu peserta harus datang sejak pagi untuk memperoleh nomor antrean. Bahkan, tidak jarang peserta harus menunggu cukup lama sebelum mendapatkan pelayanan.

Kini, situasi tersebut mulai berubah dengan hadirnya fitur Antrean Online pada Aplikasi Mobile JKN. Peserta dapat mengambil nomor antrean secara daring sekaligus memantau estimasi waktu pelayanan. Dengan begitu, peserta dapat mengatur waktu kedatangan tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk menunggu di fasilitas kesehatan.

"Dulu harus datang lebih awal karena takut kehabisan nomor antrean. Sekarang cukup daftar melalui Mobile JKN. Kita bisa menyesuaikan waktu kedatangan sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama di fasilitas kesehatan," tuturnya.

Candra juga mengapresiasi fitur Voice over Internet Protocol (VoIP) pada Aplikasi Mobile JKN. Fitur tersebut dinilai memberikan alternatif yang praktis bagi peserta yang membutuhkan informasi maupun ingin menyampaikan pengaduan.

Melalui fitur tersebut, peserta dapat terhubung dengan Care Center 165 menggunakan jaringan internet tanpa dikenakan biaya pulsa.

"Bagi saya, fitur VoIP sangat bermanfaat. Peserta bisa berkonsultasi, meminta informasi, atau menyampaikan pengaduan dengan mudah," terang Candra.

Sebagai peserta JKN, Candra berharap berbagai inovasi yang telah dihadirkan BPJS Kesehatan dapat terus dikembangkan. Menurutnya, peningkatan layanan menjadi hal penting agar Program JKN semakin mudah diakses dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas.

Ia juga berharap keberlanjutan Program JKN dapat terus terjaga sehingga perlindungan kesehatan bisa dinikmati tidak hanya oleh masyarakat saat ini, tetapi juga generasi mendatang.

Di akhir perbincangan, Candra turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Healthkathon 2026 yang secara konsisten digelar BPJS Kesehatan. Menurutnya, ajang tersebut dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendorong munculnya ide serta terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan JKN.

"Saya berharap Program JKN dapat terus hadir dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia. Saya juga mengapresiasi Healthkathon 2026 karena kegiatan ini dapat mendorong lahirnya berbagai inovasi yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas layanan JKN bagi peserta," pungkasnya. [riz/mad]