Reporter: Muhammad
blokBojonegoro.com - Skuad bertabur pemain muda Timnas voli putri Indonesia telah dilepas dan diberangkatkan menuju Asian Games 2026. Ada 12 pemain yang dipilih pelatih Marcos Sugiyama dan hampir rata-rata pemain baru dan belum pernah memperkuat Indonesia di Asian Games. Seperti diketahui, megabintang voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi atau Megatron belum bisa bergabung di skuad Garuda Putri.
Medi Yoku ditunjuk sebagai kapten dan memimpin darah muda Indonesia dan sepanjang 2026 telah mendapatkan pengalaman bertanding di berbagai kompetisi internasional.
Pelatih asal Jepang Marcos Sugiyama membawa dua pengumpan atau setter, yakni Arneta Putri dan Ajeng Nur Cahaya.
Pada posisi middle blocker, Indonesia diperkuat Chelsea Berliana Nurtomo, Maradanti Namira, dan Geofanny Eka. Sedangkan Khanza Putri Yansi dan Azzahra Dwi Febyane menempati posisi opposite hitter. Lini outside hitter ada Medi Yoku, Putri Agustin, Ersandrina Devega, dan Tina Syifa. Adapun posisi libero dipercayakan kepada Indah Guretno.
Meski seluruh pemain belum pernah tampil di Asian Games, skuad Indonesia telah menjalani rangkaian persiapan panjang melalui sejumlah turnamen internasional sepanjang 2026. Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) yakin para pemain telah padu dan siap bertarung di Asian Games 2026.
Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo menilai rangkaian tersebut membuat persiapan skuad Merah Putih menuju Asian Games 2026 telah mencapai tahap maksimal. Mereka sebelumnya mengikuti AVC Cup, SEA V League, dan AVC Continental 2026. Timnas voli putri Indonesia juga mendapatkan kesempatan menjalani pertandingan uji coba menghadapi Korea Selatan.
"Persiapan kami sudah 100%, semua tahu tim ini dibentuk dengan proses persiapannya sudah panjang. Sejak ada AVC Cup, kemudian SEA V Cup serta AVC Continental, dan bahkan ada laga uji coba melawan Korea Selatan," jelasnya. [mad]