Info Beasiswa
3.248 Mahasiswa Warga Bojonegoro Akses Beasiswa Pemkab
Sebanyak 3.248 mahasiswa warga Kabupaten Bojonegoro menerima manfaat beasiswa dari Pemkab Bojonegoro. Mereka adalah penerima beasiswa Scientist dan beasiswa 10 Sarjana per Desa.
Sebanyak 3.248 mahasiswa warga Kabupaten Bojonegoro menerima manfaat beasiswa dari Pemkab Bojonegoro. Mereka adalah penerima beasiswa Scientist dan beasiswa 10 Sarjana per Desa.
Tampak seribuan warga tumpah ruah memenuhi area lapangan desa, antusias menyaksikan jalannya pertunjukan yang menghadirkan kelompok seni ketoprak Siswo Budoyo dari Rembang.
Suasana malam di lapangan Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor, berubah begitu semarak pada Selasa (2/9/2025) malam. Pemerintah Desa Gedongarum menggelar pertunjukan kesenian tradisional ketoprak sebagai puncak perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas, Polres Bojonegoro mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua benar-benar memantau secara khusus siswa mereka. Terutama setelah jam selesai sekolah.
Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama Dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) mengumumkan ada alokasi dana riset yang disiapkan Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan. Dana ini diperuntukkan antara lain bagi civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) dan Ma’had Aly.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan bersama Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) tengah membahas akselerasi penyaluran beasiswa. Hal ini dibahas bersama dalam rekonsliasi anggaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2022-2024.
Sejumlah 1.677 mahasiswa baru program sarjana dan pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro resmi mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025. Agenda yang dipusatkan di halaman utama kampus Jl. Ahmad Yani No. 10 Jambean, Sukorejo-Bojonegoro berlangsung dengan khidmat nan penuh semangat.
Di balik tenangnya kehidupan Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, tersimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Desa yang kaya akan tanaman herbal, seperti sereh, ternyata semakin berdaya setelah adanya sentuhan inovasi baru dari mahasiswa KKN Institut Attanwir (INTAN) Kelompok 06.
Kondisi pasar dan ekonomi sektor jasa yang masih belum baik-baik saja, membuat banyak jenis pekerjaan masih menutup peluang penambahan. Namun, ada beberapa jenis pekerjaan yang masih dicari hingga akhir tahun tahun 2025.
Di era yang serba modern ini, teknologi sangat membantu untuk melaksanakan pembelajaran. Teknologi bermanfaat sebagai efesiensi dan kualitas pendidikan, serta menuntun para siswa untuk lebih siap dalam dunia digital yang lebih berkembang nanti nya.