Labkesda Bojonegoro Fasilitasi Rapid Antigen dan Antibodi Gratis
Sebanyak 36 Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro mulai menyiapkan fasilitas rapid antigen dan antibodi untuk persiapan menjelang Tahun baru 2021.
Sebanyak 36 Puskesmas di Kabupaten Bojonegoro mulai menyiapkan fasilitas rapid antigen dan antibodi untuk persiapan menjelang Tahun baru 2021.
Perbedaan Rapid Antibody, Rapid Antigen dan PCR Swab Test
Menteri pendidikan mengambil keputusan untuk diberlakukannya pembelajaran secara daring dengan harapan mampu memutus penyebaran virus covid-19. Keputusan tersebut berlaku bagi semua jenjang pendidikan.
Di Bojonegoro bagian selatan ada banyak pilihan kuliner yang layak dicicipi, selain itu enak juga unik dan butuh nyali buat mengkonsumsinya. Salah satunya adalah warung milik Yayu Pramesti yang ada di Desa Trenggulunan Kecamatan Ngasem.
Diperbolehkannya masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa, mulai dari bekerja, sekolah yang masih masa uji coba masuk hingga menggelar hajatan tentu disambut positif oleh semua pihak. Terutama bagi mereka yang sangat terdampak akibat pandemi covid-19 yang belum selesai.
Kasus pernikahan dini di kalangan pelajar atau usia remaja memang perlu perhatian khusus, Oleh karenanya, untuk menekan kasus tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, memprogramkan Pembinaan Pra Nikah atau Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi kalangan mahasiswa yang, kali ini, Selasa (24/11/2020) digelar di STIT Muhammadiyah.
Di tengah pandami Covid-19 seperti sekarang ini tentu semua harus bisa lebih kreatif memanfaatkan potensi yang ada, salah satunya adalah dengan memanfaatkan barang-barang yang ada di sekitar seperti untuk menanam sayuran yang bisa diolah jadi masakan untuk keluarga.
Rapat Senat Terbuka Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Attanwir Talun Sumberrejo dalam rangka Wisuda Sarjana S1 ke-VII Tahun Akademik 2019/2020 pada hari ini, Minggu (22/11/2020) resmi dilaksanakan.
Ikrar Sumpah Pemuda yang selalu diperingati setiap 28 Oktober harus dijadikan momentum membawa perubahan yang baik. Peringatan tahun ini menjadi peringatan yang ke-92. Ikrar yang diucapkan para pemuda di tahun 1928 harusnya menjadi pengingat untuk kembali menguatkan semangat persatuan dan kesatuan.