Skip to main content

Category : Tag: Tani


Gunakan Bio Hayati, Petani Kapas Kendalikan Sundep Beluk

Para petani Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, yang bergabung dikelompok tani Sekar Makmur mengadakan gerakan masal pengendalian hama Sundep Beluk, yang dalam bahasa pertanian disebut Penggerek Batang Kuning (PBK), Minggu (9/6/2019).

Tak Ada Air, Petani di Balen Terancam Gagal Tanam

Beberapa petani di Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro mengeluhkan ketersediaan air yang sulit didapat. Pasalnya para petani khawatir tanaman padi mereka terancam gagal panen.

Pemasaran dan Investasi, Tantangan Ekonomi Bojonegoro

Selain sektor pertanian dan pertambangan, Pemkab Bojonegoro melalui bagian perekonomian selalu melakukan analisis terkait peertumbuhan ekonomi. Saat ini, masih sama terdapat 4 sektor prioritas, yaitu pertanian, peternakan sapi induk, produksi tembakau dan industri kreatif kecil menengah.

Perhutani Kembangkan Tanaman Kayu Putih Seluas 1.700 Ha

Luas lahan Perhutani Bojonegoro, mencapai sekitar 50 ribu hektare. Meski cukup luas, namun kini Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bojonegoro juga mencoba mengelola tanaman kayu putih dengan sistem pola plong-plongan, bahkan pengelolaan tanaman kayu putih sudah mulai ditanam di area hutan Bojonegoro sejak 2015 lalu.

Para Petani di Ngampal Semangat Ikuti Sekolah Lapang Pertanian,

Sebagai upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Petani, diselenggarakan Sekolah Lapang Pertanian dengan target Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur II Desa Ngampal, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (29/04/2019).

Kembangkan Pertanian Bojonegoro, Hara Gandeng Ponpes

Mengembangkan dan meningkatkan sektor pertanian di Bojonegoro, Hara bersama Kader pertanian terus mengembangkan pengelolaan pertanian. salah satunya menggandengkan sAlah satu pesantren untuk turut pengembangan peningkatan di sektor pertanian serta membangun kewirausahaan pertanian yang nantinya sebagai wujud peningkatan ekonomi syariah.

Guru ini Harap Pemuda Manfaatkan Gadget untuk Bercocok Tanam

Mulai pagi hingga siang, aktifitas yang sama seperti guru lain dilakukan oleh Ahsanul Amilin, menjadi seorang pendidik yang mendedikasikan separuh waktunya untuk mencerdaskan anak bangsa. Baginya, hal itu adalah sebuah kebanggaan tersendiri baginya.