Kelompok 07 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) melakukan survei awal di Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (19/6/2026).
Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNTK) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 8 melaksanakan survei lapangan bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Irma Mangar, S.H., M.H., serta perangkat Desa Sumberbendo. Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan program kerja yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan riil masyarakat desa.
1 Juni, kita peringati sebagai hari lahir Pancasila. Yang namanya kelahiran, tentu ada sesuatu yang dilahirkan. Jika secara etimologis “Panca” yang artinya lima, dan “Sila” berarti berarti asas, artinya lima asas mulai dari Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, sudah seharusnya dilahirkan kembali di ruang nyata. Tidak kemudian berhenti pada gelar upacara seremonial, atau sekadar ucapan flyer belaka.
Kelompok 8 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKNT-K) Universitas Bojonegoro (Unigoro) bergerak cepat melaksanakan survei lapangan perdana di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan pengabdian masyarakat yang mengusung tema besar "Hutan Selatan".
Final Lomba Senam PGRI Kabupaten Bojonegoro berlangsung meriah pada Sabtu (23/5/2026) di Pendopo Malowopati. Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menerima penghargaan dari Halal Metric Universitas Brawijaya (UB) dalam ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & UB Halal Metric Award 2026. Kegiatan bertema “Orchestrating the Halal Ecosystem: Bridging Research, Infrastructure, and Policy” itu digelar di Auditorium Algoritma, Gedung FILKOM UB, Selasa (5/5/2026).
Suasana sederhana namun penuh makna mewarnai perayaan kelulusan siswa di MAN 2 Bojonegoro. Sebanyak 213 siswa dinyatakan lulus dan dikembalikan kepada orang tua dalam prosesi yang berlangsung di halaman madrasah, disaksikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, H. Amanulloh, Kasi Pendma, H. Sholihul Hadi, serta pengawas madrasah, Selasa (5/5/2026).
Sebentar lagi Kita akan sama-sama melakukan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Mei 2026. Ini harusnya menjadi momentum krusial bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan kembali esensi semboyan Tut Wuri Handayani di tengah dinamika global yang menuntut kreativitas tanpa batas. Namun, di balik seremonial tersebut, dunia pendidikan kita masih dibayangi oleh tantangan besar berupa sistem pendidikan yang sangat homogen. Homogenitas ini merujuk pada sebuah struktur kurikulum, standar evaluasi, metode pengajaran, hingga kebijakan administratif yang diseragamkan secara kaku dari pusat hingga ke daerah pelosok.
Pemkab Bojonegoro menargetkan pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) akan dimulai 2027. Jalur ring road ini diharapkan akan mengurai kepadatan kendaraan di wilayah perkotaan, dan menumbuhkan pemerataan ekonomi.
Mewujudkan keluarga yang sakinah (tenang), tidak semudah membalikkan telapak tangan di era digital. Ada saja gejolak yang menerpa agar ketidaktenangan muncul. Terlebih, seiring hadirnya kreator konten bertema keluarga, di mana, siapa pun bisa melihat tanpa sensor dan batasan umur.