KKN-TK 07 Unigoro Petakan Potensi Desa Pragelan untuk Susun Program Kerja
Kelompok KKN TK 07 Unigoro saat melakukan observasi di Desa Pragelan (Foto: istimewa)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Kelompok 07 Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (Unigoro) melakukan survei awal di Desa Pragelan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (19/6/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal mahasiswa dalam menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta potensi yang dimiliki desa setempat. Survei dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara dengan perangkat desa maupun tokoh masyarakat. 

Kepala Desa Pragelan, Rumiyati, yang memaparkan berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi masyarakat setempat. Menurutnya, Desa Pragelan terdiri dari lima dusun yang wilayahnya dipisahkan oleh kawasan hutan. Desa tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar 2.463 jiwa dengan kisaran 700 hingga 900 kepala keluarga yang tersebar di seluruh wilayah desa.

Rumiyati menjelaskan, Desa Pragelan memiliki potensi yang cukup besar di sektor pertanian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta wisata alam dan budaya. Komoditas pertanian yang menjadi andalan masyarakat meliputi jagung, padi, dan bawang merah. 

"Sementara itu, sektor UMKM berkembang melalui usaha produksi keripik dan rempeyek yang telah dijalankan warga," ungkap Rumiyati.

Selain sektor ekonomi, lanjut Rumiyati, Desa Pragelan juga memiliki daya tarik wisata yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Diantaranya adalah Gunung Lawang dan embung desa yang selama ini berfungsi sebagai sumber kebutuhan air bagi sejumlah dusun sekaligus mendukung irigasi lahan pertanian masyarakat.

"Di bidang budaya, masyarakat masih menjaga tradisi sedekah bumi yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus warisan budaya yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi," tutur Kades.

Meski memiliki berbagai potensi, hasil survei juga menemukan sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan bagi masyarakat. Salah satunya adalah keterbatasan pemasaran produk UMKM yang dinilai masih perlu mendapat perhatian agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Sementara, Koordinator Kelompok 07 KKN-TK Unigoro, M. Irfan Afrizal mengatakan, hasil survei tersebut akan menjadi dasar dalam merancang program kerja selama pelaksanaan KKN di Desa Pragelan.

"Dengan mengetahui kondisi riil di lapangan, kami berharap program yang disusun nantinya dapat membantu mengembangkan potensi desa sekaligus memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat," ujar Irfan. [riz/mad]