22:00 . Warga Wotan Antusias Sambut Bupati Saat Safari Ramadan   |   21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

PNS Ditarik, Sekolah Swasta Terancam Kekurangan Guru

blokbojonegoro.com | Monday, 13 February 2017 09:00

PNS Ditarik, Sekolah Swasta Terancam Kekurangan Guru

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com - Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai negeri sipil (PNS) diangkat untuk mengisi instansi pemerintah. Hal ini turut mempengaruhi guru-guru PNS yang diperbantukan untuk mengajar di sekolah swasta.

Atas kebijakan tersebut, Kepala Disdik Bojonegoro Hanafi mengatakan, instruksi tersebut sudah lama disampaikan Kemenpan RB, hanya saja pelaksanaannya masih bertahap.

"Aturannya memang seperti itu karena guru PNS mendapat gaji dari pemerintah," kata Hanafi.

Hanya saja menurut Kadisdik akan mempertimbangkan tingkat urgensinya. Artinya apabila guru atau kepala sekolah yang berstatus PNS sangat dibutuhkan maka akan dipending penarikannya.

"Jadi kami akan tetap mempertahankan guru PNS yang mengajar di sekolah swasta," ujarnya.

Untuk itu pihaknya akan mencari jalan untuk mengatasi hal tersebut mengingat guru PNS yang masih mengajar di sekolah swasta jumlahnya tidak begitu banyak yakni sekitar 70 orang.

Di sisi lain, Kepala Bidang Pengadaan Sumber Daya Manusia Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Widaryati Hestiarsih dalam rilisnya di media nasional menjelaskan bahwa sekolah swasta seharusnya memperkerjakan guru yang direkrut oleh yayasan. Apalagi, saat ini banyak sekolah negeri yang mengeluh kekurangan guru.[oel/ito]

Tag : pns, guru, sekolah, swasta


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat