18:00 . IAI Sunan Giri Kukuhkan 277 Wisudawan dengan Dua Sesi   |   17:30 . Mengapa Vaksinasi Covid 19 Diperlukan ?   |   17:00 . LDII Ingin Bersinergi Majukan Bojonegoro   |   16:30 . Tetap Patuh Prokes, PW Fatayat NU Jatim Visitasi ASIFA PC Fatayat Bojonegoro   |   16:00 . Pasca Viral, Sehari Soto Seribuan Laku Hingga Ratusan Porsi   |   15:00 . Selamat PWI Jatim Luluskan 17 Wartawan Berkompeten   |   14:00 . Antusias, 52 Grup Bersaing Jadi Pemenang   |   13:00 . Bojonegoro Green Taman Kota Indah dan Cantik   |   12:00 . Berkelok-kelok Jalan Mulus Pelosok Desa   |   11:00 . Satgas Covid-19 Ingatkan Pengalaman Libur Panjang untuk Dijadikan Pelajaran   |   10:30 . Presiden BEM Unirow Ajak Masyarakat Jangan Sepelekan Covid-19   |   10:00 . Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional Terus Meningkat Menjadi 437.456 Orang   |   09:00 . Apa Saja Kandungan Vaksin?   |   08:00 . Ilatifa Fahira Putri, Merintis Usaha Saat Sibuk Skripsi.   |   07:00 . Agar Anak Tetap Aktif, Ini Deretan Kegiatan Seru yang Bisa Dilakukan di Rumah   |  
Sat, 28 November 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 23 May 2017 20:30

Seorang Pengedar Sabu dan Dua Pemakai Dibekuk Polisi

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com -
Tim Sat Reskoba Polres Bojonegoro berhasil mengamankan seorang pengedar sabu bersama dua orang diduga pemakai. Ketiga tersangka tersebut ditangkap petugas di sebuah kamar kos wilayah Kota Bojonegoro.

Adapun identitas tersangka YDL (23) warga Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro dan EPY (16), warga Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Keduanya ditangkap petugas di sebuah rumah kos yang berada di Kelurahan Mojokampung.

Sedangkan untuk tersangka yang bertindak sebagai pengedar, berinisial SNT (34), warga Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, ditangkap oleh petugas di rumahnya.

Kasat Narkoba Polres Bojonegoro, AKP Ramelan menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat. Pertama kali petugas mengamankan kedua pemakai di sebuah kamar kos dan dikembangkan dari mana barang haram tersebut diperoleh.

"Setelah diselidiki akhirnya diketahui sabu-sabu itu didapat dari tersangka SNT," jelasnya.

Barang bukti yang disita berupa satu bekas bungkus rokok, satu bungkus plastik klip kecil yang diduga berisi Narkotika golongan satu jenis sabu seberat 0,69 gram, 1 buah pipet kaca tidak utuh dan 1 unit sepeda motor Yamaha tipe SE 88, warna putih nomor polisi S 2900 B, beserta STNK.

Sementara di rumah pengedar juga ditemukan barang bukti berupa, tujuh bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika golongan satu, jenis sabu dengan berat masing-masing, 1,00 gram, 0,93 gram, 0,41 gram, 0,91 gram, 0,44 gram,  0,38 gram dan 0,55 gram, sehingga berat total 4,62 gram.

Selain itu petugas juga mendapatkan barang bukti berupa 35 plastik klip kecil kosong, 3  buah pipet kaca modifikasi, 2 buah tutup botol plastik modifikasi, 3 buah potongan sedotan kecil, 1 buah korek api, 1 buah tusuk gigi, 3  lembar tisu warna putih, 1 buah dompet kecil motif warna coklat, 1 toples plastik bening kecil tutup orange, 1 unit Handphone merek Nokia type 105 warna biru dan uang tunai sebesar Rp1,7 juta.

“Saat ini, ketiga tersangka telah diamankan di ruang tahanan Polres Bojonegoro, guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut.” terang AKP Ramelan.

Ramlan menambahkan, untuk kasus tersebut, penyidik menjerat pelaku YDL (23) dan EPY (16), yang bertindak selaku pengguna, dengan pasal berlapis, yaitu pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dan diancaman dengan hukuman pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Sedangkan untuk pelaku SNT (34), yang bertindak selaku pengedar, penyidik menjerat dengan pasal berlapis, yaitu pasal 114 (1), pasal 112 ayat (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dan diancaman dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. [oel/lis]

Tag : hukum, kriminal, sabu


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat