19:00 . Bermain di Sungai, Anak 9 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam   |   18:00 . Ngabuburit, Masyarakat Disuguhi Lukisan Komunitas Sangrupa   |   17:00 . Banyak Warga Keluar Ngabuburit, Jembatan Glendeng Sesak   |   16:00 . Antre Lewat Jelang Berbuka   |   14:00 . Calon Jema’ah Haji Khususnya Lansia Divaksin   |   13:00 . Upaya Penanganan Pertamina EP Direspons Positif   |   12:00 . Melesat Naik, Harga Emas Dibanderol Rp937.000   |   11:00 . Bersama Realfood, DMI Bojonegoro Bagi Takjil di Ribuan Masjid   |   10:00 . Perempuan Asal Bojonegoro Diamankan Satpol PP Tuban di Eks Lokalisasi Gandul   |   09:00 . Gerak Cepat, Jasa Raharja Santuni Korban Laka di Sumberrejo   |   08:00 . Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kab. Bojonegoro Resmi Dilantik   |   07:00 . Tips Memilih Makanan Sehat Agar Tetap Bugar Selama Puasa   |   05:00 . Kasus Baru Tambah 2, Konfirmasi Positif Menjadi 14 Orang   |   17:00 . Asal Muasal Desa Ngringinrejo, Sesepuh: Ada Senopati Moksa di Beringin Raksasa   |   16:00 . Menuju Smart Green City, Bojonegoro Berupaya Jadi Kota Ramah Disabilitas   |  
Sun, 18 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspadai Konflik Beragama

Wihadi Apresiasi Kesigapan Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Gereja

blokbojonegoro.com | Sunday, 18 February 2018 08:00

Wihadi Apresiasi Kesigapan Polisi Tangkap Pelaku Penyerangan Gereja

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Beberapa kejadian yang dilakukan pelaku kekerasan terhadap pemuka agama dan juga penyerangan tempat ibadah yang terjadi beberapa hari lalu, ditindaklanjuti serius pihak kepolisian. Sehingga anggota Komisi III DPR RI, Wihadi Wiyanto memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Kepolisian yang sigap menangkap dan mengantisipasi kejadian tersebut terjadi kembali.

Anggota DPR RI daerah Pemilihan (Dapil) IX Bojonegoro - Tuban, Wihadi Wiyanto menuturkan, dengan cepat petugas kepolisian menangkap pelaku penyerangan Gereja St. Lidwina, Sleman, Jogjakarta. Serta pelaku kekerasan terhadap beberapa ustaz di Jawa Barat tertangkap, hal ini dapat memberikan kepercayaan publik kepada kepolisian.

"Kesigapan petugas kepolisian dalam menangkap pelaku patut diapresiasi, karena polisi dengan cepat telah melakukan tindakan tepat," tutur Wihadi.

Politisi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) asal Kota Ledre itu menilai, dengan tindakan tersebut membuat masyarakat jadi lebih percaya polisi, karena mampu untuk manangani keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

"Saya tetap minta polisi harus mendalami peristiwa ini untuk didalami motif yang ada dari kasus-kasu penyerangan tersebut. Karena apakah ini merupakan rangkaian dari peristiwa-peristiwa sebelumnya, yaitu pembacokan beberapa ustadz dan ini bisa jadi kaitannya dengan tahun politik," ujarnya.

Pak Wihadi secara tegas meminta pihak kepolisian segera menemukan aktor atau dalang dibalik peristiwa-peristiwa yang dapat memecah kedaulatan Bangsa ini. Pasalnya dengan adanya berbagai peristiwa yang belakangan sering terjadi, tentu sangat meresahkan masyarakat untuk beribadah.

"Untuk itu kewaspadaan jajaran Polri juga harus ditingkatkan, dan keberadaan serta fungsi Banbinkamtibmas juga harus lebih diintensifkan untuk memantau situasi dan perkembangan adanya gangguan-gangguan keamanan di masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan, akan menyiagakan anggota untuk pengamanan terbuka dan tertutup saat ada giat kebhaktian. Salah satunya bekerjasama dengan pihak gereja dan melaksanakan Rakor dengan pihak gereja.

"Termasuk melaksanakan koordinasi dengan semua tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB (Forum Kerukunan Umat Beraga)," imbuh Kapolres Wahyu.[zid/lis]

Tag : konflik, agama, wihadi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat