21:00 . Mahasiswa IKIP Bojonegoro Ciptakan Aplikasi Android untuk Media Pembelajaran   |   20:00 . BPJS Kesehatan Gelar Media Gathering Bersama Awak Media   |   18:00 . Jabat Sebagai Rektor UNUGIRI, Gus Arif Prioritaskan Konsolidasi Internal   |   17:00 . Peduli Korban Longsor, Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field Berikan Bantuan   |   16:00 . Ini Target Produksi Migas Asset 4 Field Cepu   |   15:00 . Begini Tahapan dan Syarat Menjadi Donor Plasma Konvalesen   |   14:00 . PMI Bojonegoro dan Stakeholder Rakor Terkait Plasma Konvalesen, ini Hasilnya   |   13:00 . Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bengawan Solo Gendungarum   |   12:00 . Banyak Hoaks Covid-19, Masyarakat Harus Saring Informasi   |   11:00 . Hujan Deras Disertai Angin Sebabkan Banjir dan Kantor Kecamatan Rusak   |   10:00 . Bupati Bojonegoro Lantik 15 Pejabat   |   09:00 . 12 Pejabat Pemkab Bojonegoro akan Divaksin Pertama   |   08:00 . 6 Pegawai Positif, Minggu Depan Pengadilan Agama Tutup   |   07:00 . Gejala dan Tips Cara Mengatasi Pilek pada Bayi   |   06:00 . Sudah Divaksin Tetapi Bisa Positif Covid-19   |  
Thu, 28 January 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ha...! Ribuan LPJ Dana BOS Tahun 2017 Belum Dilaporkan

blokbojonegoro.com | Monday, 19 February 2018 12:00

Ha...! Ribuan LPJ Dana BOS Tahun 2017 Belum Dilaporkan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Hingga saat ini masih ada banyak sekolah yang belum menyerahkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) atas penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BPKAD Bojonegoro, M. Ibnu Soeyoeti saat ditemui blokBojonegoro.com di ruang kerjanya, Senin (19/2/2018). Menurut Ibnu sekolah seharusnya sudah menyerahkan LPJ BOS tahun 2017 paling lambat pada tanggal 10 Januari 2018.

Melihat kondisi tersebut, BPKAD berencana memanggil Kepala UPT Dinas Pendidikan dan kepala sekolah untuk menyelesaikan hal tersebut. Dengan adanya pertemuan itu, diharapkan nanti pihak sekolah secepatnya bisa menyelesaikan LPJ BOS 2017.

"Sampai saat ini LPJ BOS yang sudah dilaporkan baru sekitar 300, baik itu tingkat Sekolah Dasar maupun Sekolah Menengah Pertama," jelasnya.

Anggaran Bantuan Operasional Sekolah untuk Pendidikan pada tahun 2017 itu sebanyak Rp91,810 miliar (Rp.91.810.880.000) yang disalurkan melalui lembaga sekolah masing-masing. "Total ada 3.100 LPJ BOS dari total 775 lembaga sekolah baik SD maupun SMP yang menerima BOS tersebut yang bisa dicairkan setiap triwulan sekali," jelasnya.

Saat disinggung terkait keterlambatan LPJ tersebut, Ibnu sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa pihaknya sudah beberapa kali menanyakan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, dan alasannya sangat klasik yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM).

"lLJ telat alasannya klasik, katanya kurang SDM," jelas kepala BPKAD Bojonegoro. [saf/mu]

Tag : bos, spj bos bojonegoro, pendidikan, pendidikan bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat