12:00 . Hampir Tak Mendaftar, 2 Jam Ngebut Rekaman dan Bikin Video Clip   |   11:00 . Murid Peristiwa Harmonni Masuk Finalis Campus Harmony 2020, Ayo Dukung...!   |   08:00 . Layanan Rapid Tes Dialihkan di Puskesmas   |   07:00 . Orangtua Perlu Tahu, 4 Tips Ajari Anak Saat Belajar Online   |   20:00 . Gudang Oven Tembakau di Bulu Terbakar, Kerugian Capai Rp25 Juta   |   19:00 . Hujan Perdana, Petani Tembakau di Selatan Bojonegoro Was-Was   |   18:00 . Solid, Pesilat Bojonegoro Tetap Jaga Kerukunan   |   17:00 . Selama 6 Bulan, Ribuan Ahli Waris Ajukan Dana Kematian   |   15:00 . Dapur Warga di Desa Tanjungharjo Terbakar   |   14:00 . Dukung Kesejahteraan, 4.700 Uztaz dan Uztazah Diberikan Insentif   |   13:00 . Penumpang di Terminal Terus Mengalami Peningkatan, Begini Imbauan Kepala Terminal   |   12:00 . Pemkab Anggarkan Rp6 Miliar untuk Santunan Kematian 2020   |   08:00 . Belum Berizin dan Jual Miras, Dua Karaoke di Mojoranu Diamankan   |   07:00 . Waspada, Pemberian MPASI Kurang Tepat Bisa Berisiko Stunting   |   19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |  
Tue, 29 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 30 November 2018 19:00

Rembuk Cerpen Aksaraya-SEC

Mimbar Bebas Diisi Diskusi, Puisi, Curhat dan Latihan Menulis

Mimbar Bebas Diisi Diskusi, Puisi, Curhat dan Latihan Menulis

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Usai acara rembuk cerpen, para peserta menjalankan ibadah salat Magrib. Selanjutnya, kegiatan diteruskan dengan mimbar bebas. Semua peserta bebas mengekspresikan dirinya.

Pada kesempatan itu, diawali dari Ali Ibrohim yang menyampaikan sesuai dengan tema rembuk cerpen bulan ini, yakni #PahlawanTanpaTandaBaca. Menurutnya, yang layak disebut pahlawan namun tak dianggap adalah petani. Salah satu probklem petani, dia mencontohkan di kawasan perkebunan sawit. Saat ada proyek yang menggunakan lahan itu, petani yang paling dirugikan.

"Ganti rugi tidak sesuai. Petani memang dipekerjakan, namun hanya buruh kasar dan gajinya jauh di bawah standar. Setelah proyek selesai, belum tahu apa yang harus dilakukan untuk menyambung hidup," ujar Ibrohim.

Peserta lainnya, membawakan puisi dengan tema pahlawan tanpa tanda baca. Dalam pembacaannya, diiringi musik gitar dan pembawaannya begitu mengena, sehingga disambut tepuk tangan meriah dari semua peserta.

Selain itu, ada juga yang mencurahkan kegundahan hatinya, di mana kebanyakan mahasiswa saat ini, menurut dia hanya menjalankan kuliah sebagai rutinitas. Yakni berangkat, bekerja (bagi yang alasan ekonomi), belajar di kampus dan pulang. Tak sedikit pula yang menghabiskan waktu di warung kopi sambil bermain game.

Padahal, menurut Adi, mahasiswa seharusnya mempunyai peran lebih. Semboyan agen perubahan, bukan hanya sekadar ujaran saja. Melainkan harus ada aksi nyata yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Berbeda dengan Adi, Albi Mengutarakan keinginnya untuk menemukan tempat bagi mahasiswa yang ingin berkarya, seperti di Aksaraya dan SEC ini salah satunya, ada wadah belajar dan berkarya, khususnya di dunia menulis.

"Di kota-kota besar mungkin banyak ya tempat untuk berbagi saling bertukar pikiran terkait karya, namun di Bojonegoro belum banyak. Harapan saya bisa berproses di sini," kata Albi.

Pasca mimbar bebas, peserta juga belajar menulis langsung yang dibimbimbing oleh Agus Salim, penulis cerpen yang dirembuk dalam acara itu. Pada kesempatan praktek, Agus memberikan tantangan menulis 3 kata kunci, yakni Kucing, Kalender dan Buku. Dalam waktu 5 menit peserta menulis bebas. Kemudian masing-masing membacakan hasil tulisannya.

"Dari prakte 3 kata itu, sudah tampak tulisan kalian arahnya ke jenis apa. Dan waktu praktek ini, saya yakin kalian tidak membutuhkan mood. Jadi mood bukan alasan untuk bisa menulis," papar Agus. [ani/ito]

Tag : aksaraya, sec, puisi, cerpen, rembuk, tbm, pintar, pondok, pinang, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat