20:00 . Warga Bubulan ini Pernah Temukan Koin Cina Kuno Saat Mencangkul di Ladang   |   19:00 . Pencarian Korban Tenggelam di Kedungbondo Kembali Dihentikan   |   18:00 . Ahbabul Mustofa Semprot Disinfektan Sampai Bagikan Sembako   |   17:00 . Terus Menurun, Total Ada 56 Orang ODP di Bojonegoro   |   16:00 . Masa Belajar di Rumah Siswa Diperpanjang   |   15:00 . Masyarakat Tolak Gedung Pusdiklat Jadi RS Sementara Corona   |   14:00 . Petugas Gabungan Semprot Disinfektan Hingga Pelosok Bojonegoro   |   13:00 . Timsar Perluas Pencarian Korban Hingga Bengawan Solo   |   12:00 . Gugus Tugas Tejo Rutin Semprot Disinfektan   |   11:00 . Selain Masker, Tempat Cuci Tangan Laris Terjual   |   10:00 . Cuci Kendaraan, Gratis Masker dan Handsanitizer   |   09:00 . Biasa Mangkal di Pasar dan Perempatan, 6 Anak Jalanan Diamankan   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 3 April   |   07:00 . 6 Nasihat Terbaik untuk Sahabatmu yang Sedang Putus Cinta   |   06:00 . EMCL Berikan Alat Pencegahan Penyebaran Virus Corona   |  
Sun, 05 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 12 December 2018 08:00

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Pimpinan Dewan Kumpulkan Komisi dan Fraksi

Pimpinan Dewan Kumpulkan Komisi dan Fraksi

Reporter: M. Yazid/Apriani

blokBojonegoro.com - Pasca beberapa Kepala Sekolah (Kasek) baik jenjang SMA/SMK/MA/SMP maupun MTs mengadu ke DPRD Bojonegoro kemarin, perwakilan rakyat langsung bergerak. Sebab, tidak ada alasan untuk menahan untuk bantuan tak cair.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, rencananya pimpinan dewan mengumpulkan komisi dan fraksi, Rabu (12/12/2018) siang ini.

"Siang nanti dewan (pimpinan DPRD) berkumpul bersama komisi dan fraksi, untuk menentukan langkah selanjutnya terkait dana hibah yang belum cair itu," kata anggota Komisi D DPRD Bojonegoro, Mashadi.

Pria yang juga Ketua Partai Hanura Kabupaten Bojonegoro itu juga menyinggung dalam pertemuan nanti, memastikan keinginan Pemkab Bojonegoro dalam menyikapi aduan masyarakat. Pasalnya dari informasi, para penerima dana hibah sudah mulai membangun dengan hutang material lebih dulu.

Baca juga [DPRD: Pemkab Harus Segera Cairkan Dana Hibah]

"Harapannya saat dana hibah itu cair, bisa digunakan membayar hutang material bangunan itu," terangnya.

Sebab para penerima dana hibah itu, meyakini dana tersebut akan cair karena sudah memegang Surat Keputusan (SK) Bupati. Sehingga tidak ada keraguan bagi lembaga yang rencananya menerima dana hibah.

"Tapi sampai sekarang belum ada kepastian pencairannya. Oleh karena itu siang nanti dikumpulkan pimpinan," tambah anggota dewan lain, Sally Atyasasmi.

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya total ada 41 sekolah yang rencananya diberikan dana hibah oleh Pemkab Bojonegoro, namun hanya 19 dana hibah tesebut dicairkan dan selebihnya tidak bisa cair. Hal itu yang disampaikan beberapa kepala dinas saat mengadu ke DPRD Kabupaten Bojonegoro kemarin. [ani/zid/mu]

Tag : dewan, dprd, kepala sekolah, dana hibah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat