21:00 . Nakes dan ASN Meninggal, Masih Bandel Langgar Protokol Kesehatan ?   |   20:00 . 6 Orang Sembuh, Tambahan 4 Positif Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Ditarget Selesai Akhir Tahun, Pembangunan Pasar Banjarejo Capai 55 Persen   |   18:00 . Bahagia, Seribuan Sertifikat Hak Tanah Diterima Warga Sarirejo   |   17:00 . Di Bawah Etalase Bengkel, Ular 1.5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar   |   16:00 . 1 ASN Meninggal Karena Covid-19, Pemkab Akan Terapkan Work From Home   |   15:00 . Sebelum Menyesal Ingat Ini   |   14:00 . Ajak Masyarakat Disiplin Protokol Kesehatan, Moeldoko Kenakan Kaos ini...   |   13:00 . 56 Personel Kodim Bojonegoro Naik Pangkat   |   12:00 . Ayo Ikut Kompetisi PFMuda Pertamina Foundation   |   11:30 . Ingat Pesan Ibu, 3M   |   11:00 . Rayakan Ultah Ke-20 Biznet Tawarkan Promo dan Bonus Menarik   |   10:00 . VF: Alhamdulillah Saya Sembuh dari Covid-19   |   09:00 . Cerita Pasien Saat Terkonfirmasi Positif Covid   |   08:00 . 294 Tambahan Baru di Jatim, Pasien Sembuh Covid-19 meningkat 350 Orang   |  
Thu, 01 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 12 December 2018 08:00

Buntut Hibah Terancam Tak Cair

Pimpinan Dewan Kumpulkan Komisi dan Fraksi

Pimpinan Dewan Kumpulkan Komisi dan Fraksi

Reporter: M. Yazid/Apriani

blokBojonegoro.com - Pasca beberapa Kepala Sekolah (Kasek) baik jenjang SMA/SMK/MA/SMP maupun MTs mengadu ke DPRD Bojonegoro kemarin, perwakilan rakyat langsung bergerak. Sebab, tidak ada alasan untuk menahan untuk bantuan tak cair.

Menindaklanjuti pengaduan tersebut, rencananya pimpinan dewan mengumpulkan komisi dan fraksi, Rabu (12/12/2018) siang ini.

"Siang nanti dewan (pimpinan DPRD) berkumpul bersama komisi dan fraksi, untuk menentukan langkah selanjutnya terkait dana hibah yang belum cair itu," kata anggota Komisi D DPRD Bojonegoro, Mashadi.

Pria yang juga Ketua Partai Hanura Kabupaten Bojonegoro itu juga menyinggung dalam pertemuan nanti, memastikan keinginan Pemkab Bojonegoro dalam menyikapi aduan masyarakat. Pasalnya dari informasi, para penerima dana hibah sudah mulai membangun dengan hutang material lebih dulu.

Baca juga [DPRD: Pemkab Harus Segera Cairkan Dana Hibah]

"Harapannya saat dana hibah itu cair, bisa digunakan membayar hutang material bangunan itu," terangnya.

Sebab para penerima dana hibah itu, meyakini dana tersebut akan cair karena sudah memegang Surat Keputusan (SK) Bupati. Sehingga tidak ada keraguan bagi lembaga yang rencananya menerima dana hibah.

"Tapi sampai sekarang belum ada kepastian pencairannya. Oleh karena itu siang nanti dikumpulkan pimpinan," tambah anggota dewan lain, Sally Atyasasmi.

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya total ada 41 sekolah yang rencananya diberikan dana hibah oleh Pemkab Bojonegoro, namun hanya 19 dana hibah tesebut dicairkan dan selebihnya tidak bisa cair. Hal itu yang disampaikan beberapa kepala dinas saat mengadu ke DPRD Kabupaten Bojonegoro kemarin. [ani/zid/mu]

Tag : dewan, dprd, kepala sekolah, dana hibah


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat