21:00 . Tumpah Ruah di Gerebek Berkah   |   20:30 . Parkir Dadakan di Jalan Kota   |   20:00 . Penuh Sesak di Alun-alun   |   19:00 . Car Free Night (CFN) di Seputar Alun-alun   |   18:00 . Tahan Imbang PSG 1-1, Persibo Kokoh di Puncak Klasemen   |   17:00 . 45 Pelari Arak Api Abadi Menuju Pendopo Bojonegoro   |   16:00 . Begini Prosesi Pengambilan Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro   |   15:00 . Tarian Selamat Datang Awali Proses Pengambilan Api Abadi   |   14:00 . 23 Waranggono Sambut Ritual Pengambilan Api Abadi   |   13:00 . Tanggal Cantik, BMG Launching blokBeli.com   |   12:00 . 29 Gunungan, 500 Tumpeng dan 5.000 Sego Buwohan Disiapkan untuk Warga Bojonegoro   |   11:00 . Bupati Ziarah ke Makam Mbah Buyut Dalem   |   10:30 . Bingkisan untuk Juru Kunci   |   10:00 . Rombongan Ziarah Khusuk Baca Tahlil di Makam Leluhur   |   09:00 . Mengawali Ziarah, Ini Makam Pertama yang Dituju Bupati   |  
Sat, 19 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 20 December 2018 15:00

Tuntut Jadi CPNS, PTT Tenaga Kesehatan Mengadu ke Dewan

Tuntut Jadi CPNS, PTT Tenaga Kesehatan Mengadu ke Dewan

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - 200-an anggota Forum Pegawai Tidak Tetap (FPTT) tenaga kesehatan Bojonegoro melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro di ruang paripurna DPRD setempat, Kamis (20/12/2018).

Perwakilan FPTT Kesehatan Bojonegoro, Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya meminta status PTT Kesehatan Bojonegoro diangkat untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Pasalnya untuk menjadi PNS pihaknya terhambat usia.

"Dimana lagi saya mengadu, kalau tidak di sini," katanya sembari disambut tepuk tangan riuh tenaga kesehatan yang hadir di ruang paripurna.

Sementara itu, perwakilan FPTT Kesehatan Bojonegoro lainnya, Neny Nulaily menyampaikan hal senada. Artinya, meminta untuk diangkat menjadi CPNS. Sebab jika mengikuti seleksi CPNS dari pusat kebanyakan FPTT terhambat usia. Karena maksimal usia yang bisa ikut tes adalah 35 tahun.

Perempuan berjilbab putih ini mengaku bertugas di unit kesehatan di Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro. Tepatnya ujung selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Ngawi. "Perjuangan melewati jalan rusak yang kami alami cukup luar biasa," ujarnya di hadapan Perwakilan Rakyat.

Beberapa ruas jalan di Kecamatan Sekar rusak parah, ungkap Neny Nulaily menceritakan keluh kesahnya. Artinya, kata dia, perjuangan untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan sungguh luar biasa. Sehingga, hal ini diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan untuk diangkat menjadi CPNS.

"Kami berharap kepada bapak ibu pemangku kebijakan, untuk memperhatikan kami, agar bisa diangkat menjadi CPNS," imbuhnya.

Turut dalam audiensi ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ninik Sumiati, Badan Kepegawaian, Sekretaris Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Muh. Kuzaini, Pimpinan DPRD Sigit Kushariyanto dan Komisi C DPRD Bojonegoro Sally Atyasasmi dan Wawan Kurniyanto. [yud/mu]

Tag : tenaga kesehatan, cpns, audiensi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat